Batas Waktu Aqiqah
Batas Waktu Aqiqah: Kapan Waktu Terbaik Melaksanakan Aqiqah?By Nasywa | Maret 07, 2022 Kelahiran seorang anak selalu membawa kebahagiaan bagi keluarga. Dalam Islam, salah satu cara untuk menunjukkan rasa syukur adalah dengan melaksanakan aqiqah. Orang tua yang mampu secara finansial dianjurkan untuk menyembelih kambing, dan dagingnya dibagikan kepada kerabat, tetangga, dan masyarakat yang membutuhkan. Distribusi daging aqiqah tidak hanya menumbuhkan rasa persaudaraan, tetapi juga membantu meringankan beban orang-orang kurang mampu. Semakin banyak yang menerima, semakin banyak pula kegembiraan yang dirasakan. Namun, pertanyaan yang sering muncul adalah: Kapan waktu terbaik untuk melaksanakan aqiqah? Waktu Sunnah Aqiqah Para ulama sepakat bahwa aqiqah dianjurkan dilaksanakan pada hari ketujuh kelahiran. Hikmahnya adalah untuk meringankan keluarga yang baru menyambut bayi. Melakukan aqiqah di hari pertama bisa menjadi beban karena keluarga masih menyesuaikan diri dengan kehadiran bayi, sementara persiapan kambing membutuhkan usaha lebih. Rasulullah SAW bersabda: “Setiap anak tergadaikan dengan aqiqahnya, disembelihkan untuknya pada hari ketujuh, digundul rambutnya, dan diberi nama.”(HR. Abu Daud no. 2838, An Nasai no. 4220, Ibnu Majah no. 3165, Ahmad 5/12; shahih menurut Syaikh Al Albani) Jika Terlewat dari Hari Ketujuh Penulis Mughnil Muhtaj, Asy Syarbini rahimahullah, menambahkan: “Jika telah mencapai usia baligh, hendaklah anak mengakikahi diri sendiri untuk menunaikan yang telah luput.” (Mughnil Muhtaj, 4:391) Aqiqah Ketika Dewasa Menurut Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin rahimahullah: QS. At-Taghobun:16 mengingatkan: “Bertakwalah kepada Allah semampu kalian.” Kesimpulan Aqiqoh Nurul HayatAlhamdulillah, kami bangga menjadi bagian dari gerakan dakwah dan kemanusiaan yang bahu-membahu dalam melayani masyarakat melalui program aqiqah terpercaya dan syar’i.