Aqiqah Jakarta 2021: Bolehkah Pemilik Hajat Memakan Daging Aqiqah, Kurban, dan Nadzar?
By Aqiqah Jakarta | Februari 05, 2021
Saat akan menyembelih kambing untuk aqiqah, kurban, atau nadzar, sering muncul pertanyaan yang sama:
๐ โApakah orang yang punya hajat boleh ikut memakan dagingnya?โ
Sekilas memang terlihat sama-sama menyembelih kambing, namun aqiqah, kurban, dan nadzar memiliki hukum serta aturan pembagian daging yang berbeda. Agar tidak keliru, mari kita bahas satu per satu dengan bahasa yang sederhana.
1. Aqiqah: Sunnah Muakad Sebagai Bentuk Syukur
Aqiqah hukumnya sunnah muakad, yaitu sunnah yang sangat dianjurkan. Ibadah ini dilakukan sebagai ungkapan syukur atas kelahiran anak sekaligus menjadi sebab datangnya keberkahan dan syafaat bagi sang buah hati.
Idealnya, aqiqah dilaksanakan saat bayi berusia 7 hari, namun dalam praktiknya tidak semua orang tua bisa langsung melaksanakannya karena faktor ekonomi atau kurangnya pemahaman. Bahkan ada yang baru menyadari pentingnya aqiqah ketika anak sudah dewasa.
๐ Apakah aqiqah boleh dilakukan saat dewasa?
Sebagian ulama membolehkan seseorang untuk mengaqiqahi dirinya sendiri jika orang tuanya belum mampu saat ia kecil.
๐ Bolehkah pemilik hajat memakan daging aqiqah?
Boleh. Bahkan dianjurkan untuk ikut memakan daging aqiqah, namun dengan porsi yang wajar dan tidak berlebihan. Daging aqiqah umumnya dibagikan dalam kondisi sudah dimasak.
2. Kurban: Ibadah Tahunan dengan Waktu Tertentu
Sama seperti aqiqah, kurban juga hukumnya sunnah muakad. Kurban merupakan bentuk ketaatan kepada Allah SWT sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim AS.
๐ Pembagian daging kurban:
- 1/3 untuk yang berkurban
- 1/3 untuk kerabat
- 1/3 untuk fakir miskin
Berbeda dengan aqiqah, daging kurban biasanya dibagikan dalam keadaan mentah, bukan dimasak terlebih dahulu.
3. Nadzar: Wajib dan Tidak Boleh Dimakan
Berbeda dengan aqiqah dan kurban, nadzar hukumnya WAJIB jika sudah diucapkan.
Contoh nadzar:
- โSaya bernadzar menyembelih kambing jika lulus ujian.โ
- โSaya bernadzar menyembelih kambing jika anak saya lahir.โ
Jika hajat tersebut terkabul, maka nadzar wajib ditunaikan.
โ Penting:
Daging nadzar TIDAK BOLEH dimakan oleh orang yang bernadzar, karena seluruhnya harus disedekahkan. Inilah mengapa para ulama mengingatkan agar berhati-hati dalam mengucapkan nadzar.
Aqiqah, Kurban, atau Nadzar: Mana yang Didahulukan?
- Nadzar โ wajib, maka harus didahulukan
- Aqiqah โ sunnah muakad, bisa dilakukan kapan saja
- Kurban โ sunnah muakad dengan waktu tertentu (Idul Adha)
Jika belum aqiqah dan waktunya bertepatan dengan Idul Adha, maka lebih utama melaksanakan kurban terlebih dahulu, karena aqiqah tidak terikat waktu.
Perlu dicatat, akad aqiqah dan kurban tidak bisa digabung dalam satu penyembelihan.
Wallahu aโlam bish-shawab.
(Sumber: ulasan singkat ceramah Ustadz Sofwan L. Jauhari)
Baca Juga:
- Cara Menghitung Hari Ketujuh untuk Aqiqah
- Fiqih Kurban dan Aqiqah
- Hukum Mencicil atau Berhutang untuk Aqiqah
Aqiqah Jakarta 2021 Bersama Nurul Hayat
Aqiqah Nurul Hayat hadir sebagai solusi aqiqah yang mudah, syarโi, dan terpercaya. Kami bangga menjadi bagian dari gerakan dakwah dan kemanusiaan yang terus menebar manfaat bagi umat.
โจ Ibadah tenang, hati pun lapang.