Doa bagi Diri dan Anak agar Rajin Sholat Sejak Dini
Ditulis oleh Aqiqah Semarang Nurul Hayat | 10 April 2019
Sholat adalah pondasi utama dalam kehidupan seorang Muslim. Namun, tidak sedikit orang tua yang merasa lelah ketika harus terus-menerus mengingatkan anak untuk menunaikan sholat. Bahkan, sebagian anak justru menolak atau mengulur waktu saat diajak sholat.
Lalu, adakah cara yang lebih lembut dan efektif agar anak tumbuh menjadi pribadi yang rajin sholat tanpa paksaan?
Jawabannya ada pada doa dan keteladanan orang tua.
Kemustajaban Doa Orang Tua untuk Anak
Doa orang tua merupakan salah satu doa yang paling mustajab. Bahkan, dalam Islam, doa ayah dan ibu untuk anaknya memiliki kedudukan yang sangat istimewa. Apa yang kita panjatkan dengan penuh keikhlasan, insyaAllah akan sampai dan dikabulkan oleh Allah SWT di waktu terbaik-Nya.
Sebuah kisah inspiratif diceritakan oleh seorang sahabat. Ia memiliki anak-anak yang selalu bersegera melaksanakan sholat tanpa harus diperintah atau diingatkan. Ketika ditanya apa rahasianya, ia menjawab dengan sederhana: doa yang terus-menerus dipanjatkan sejak sebelum menikah.
Doa yang Tidak Pernah Ditinggalkan
Sahabat tersebut mengisahkan bahwa sejak sebelum menikah, ia rutin membaca satu doa khusus setiap hari. Doa itu dibaca:
- Dalam sujud
- Sebelum salam sholat
- Saat sholat witir
- Di waktu-waktu mustajab
Hasilnya sungguh luar biasa. Ketika anak-anaknya beranjak remaja, justru merekalah yang rajin membangunkan orang tua untuk sholat. Bahkan, mereka saling mengingatkan satu sama lain untuk menjaga sholat tepat waktu.
Doa agar Diri dan Anak Rajin Sholat
Doa tersebut terdapat dalam Surah Ibrahim ayat 40, yang berbunyi:
رَبِّ ٱجۡعَلۡنِي مُقِيمَ ٱلصَّلَوٰةِ وَمِن ذُرِّيَّتِيۚ رَبَّنَا وَتَقَبَّلۡ دُعَآءِ
“Rabbij‘alnī muqīmaṣ-ṣalāti wa min ẓurriyyatī, rabbanā wa taqabbal du‘ā.”
(QS. Ibrahim: 40)
Artinya:
“Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap melaksanakan sholat. Ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku.”
Doa ini mengajarkan bahwa sebelum meminta anak rajin sholat, orang tua terlebih dahulu memohon agar dirinya sendiri dijadikan hamba yang menjaga sholat.
Mengiringi Doa dengan Keteladanan
Selain doa, anak juga belajar dari apa yang ia lihat. Keteladanan orang tua sangat berpengaruh dalam membentuk kebiasaan sholat anak, di antaranya:
- Menjaga sholat tepat waktu
- Sholat berjamaah di rumah
- Mengajak anak dengan lembut tanpa paksaan
- Memberikan pujian saat anak mau sholat
Doa dan keteladanan yang berjalan beriringan akan membentuk kebiasaan baik dalam diri anak secara alami.
Ikhtiar Orang Tua dalam Mendidik Anak Shalih
Mendidik anak agar rajin sholat bukan hasil instan. Dibutuhkan kesabaran, konsistensi, dan keyakinan bahwa Allah SWT Maha Mendengar doa hamba-Nya. Jangan pernah lelah berdoa, karena doa yang dipanjatkan hari ini bisa menjadi sebab kebaikan anak di masa depan.