Kapan Aqiqah Dilakukan? Ini Waktu Terbaik Sesuai Sunnah & Solusi Mudahnya!

Menyambut kelahiran buah hati adalah momen yang luar biasa bagi Ayah dan Bunda. Di tengah rasa syukur dan bahagia, ada satu sunnah yang dianjurkan untuk ditunaikan, yaitu aqiqah. Namun, banyak orang tua bertanya-tanya: kapan aqiqah dilakukan sesuai sunnah? Apakah harus tepat hari ketujuh? Bagaimana jika belum mampu?

Tenang, di artikel ini kita akan bahas lengkap dan mudah dipahami agar Ayah Bunda bisa menjalankannya dengan hati yang tenang.


Kapan Aqiqah Dilakukan Menurut Sunnah?

Secara umum, aqiqah dilakukan pada hari ketujuh setelah kelahiran anak. Hal ini berdasarkan hadis Rasulullah SAW yang menganjurkan:

  • Menyembelih hewan aqiqah
  • Mencukur rambut bayi
  • Memberikan nama yang baik

Hari ketujuh menjadi waktu yang paling utama (afdal). Di hari itu, orang tua dianjurkan melaksanakan rangkaian sunnah sebagai bentuk rasa syukur atas kelahiran sang buah hati.

Namun, penting dipahami bahwa hari ketujuh adalah waktu terbaik — bukan satu-satunya waktu yang sah.


Jika Tidak Bisa Hari Ketujuh, Apakah Boleh Ditunda?

Inilah yang sering membuat orang tua bingung.

Jika pada hari ketujuh belum mampu, maka aqiqah bisa dilakukan pada:

  • Hari ke-14
  • Hari ke-21

Bahkan menurut sebagian ulama, aqiqah boleh dilakukan kapan saja sebelum anak baligh, selama orang tua sudah mampu secara finansial.

Artinya, Islam memberikan kemudahan. Jangan sampai karena tidak bisa tepat hari ketujuh, Ayah Bunda merasa bersalah atau terbebani. Yang terpenting adalah niat dan kemampuan.


Kenapa Hari Ketujuh Dianjurkan?

Hari ketujuh memiliki makna simbolis dan spiritual:

  • Sebagai bentuk syukur kepada Allah
  • Doa agar anak tumbuh sholeh dan sholehah
  • Momentum berbagi kepada sesama

Aqiqah bukan sekadar tradisi atau perayaan. Ini adalah ibadah sunnah yang mengandung keberkahan, sedekah, dan doa untuk masa depan anak.

Namun sekali lagi, jika ada kendala, tidak perlu stres. Islam tidak pernah mempersulit umatnya.


Solusi Praktis Aqiqah Tanpa Ribet & Tetap Sesuai Sunnah

Setelah tahu kapan aqiqah dilakukan, biasanya muncul pertanyaan berikutnya:

“Bagaimana cara melaksanakannya tanpa repot dan tetap sesuai syariat?”

Bagi Ayah Bunda yang ingin praktis, hemat, dan tetap sah secara agama, menggunakan jasa layanan aqiqah profesional bisa menjadi solusi cerdas.

Salah satunya adalah Aqiqah Khidmat, sub-brand dari Nurul Hayat yang sudah dikenal amanah.

Dengan konsep:
Aqiqah Hemat, Nikmat & Lezat

Aqiqah Khidmat membantu Ayah Bunda dalam:

✔️ Penyediaan hewan sesuai syariat
✔️ Proses penyembelihan sesuai sunnah
✔️ Pengolahan masakan yang higienis & lezat
✔️ Siap dibagikan ke keluarga dan dhuafa

Jadi Ayah Bunda tidak perlu repot mengurus semuanya sendiri. Lebih hemat tenaga, waktu, dan tentu saja tetap sesuai tuntunan agama.


Kesimpulan: Kapan Aqiqah Dilakukan?

Jadi, kapan aqiqah dilakukan?

✅ Waktu terbaik: Hari ke-7 setelah kelahiran
✅ Alternatif: Hari ke-14 atau ke-21
✅ Jika belum mampu: Bisa dilakukan sebelum anak baligh

Yang terpenting adalah niat, kemampuan, dan menjalankannya sesuai syariat. Jangan sampai sunnah yang seharusnya membawa keberkahan justru terasa menjadi beban.

Jika ingin lebih mudah dan praktis, Ayah Bunda bisa mempercayakan pelaksanaan aqiqah kepada layanan yang amanah dan profesional.

Semoga Allah memudahkan setiap niat baik Ayah Bunda dan menjadikan si Kecil anak yang sholeh dan sholehah. Aamiin 🤍


Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Aqiqah No. #1 di Indonesia dengan 52 cabang. Dipercaya keluarga Indonesia dan para artis.

Hidangan lezat dari kambing pilihan, dimasak oleh juru masak berpengalaman, siap menjadikan momen tasyakuran atau berbagi Anda lebih bermakna.

KANTOR PUSAT

Perum IKIP Gunung Anyar B-48 Surabaya.

Buka Setiap Hari : 08.00 - 21.00 WIB

HOTLINE : 0822 2955 1842

QUICK LINK

Kantor Cabang

Paket Aqiqah

Testimoni Artis

FAQ Seputar Aqiqah

Scroll to Top