Keberkahan Aqiqah

by Nasywa

Februari 14, 2022

Keberkahan Aqiqah – Aqiqah berarti memotong kambing dalam rangka mensyukuri kelahiran sang bayi yang dilakukan pada hari ketujuh dari kelahirannya. Hal ini sebagai pengamalan terhadap sunnah nabi dan bukti bahwa kita mengikuti tradisi yang baik umat islam terdahulu.

Karena aqiqah ini sunnah, lebih baik melakukannnya bagi orang yang mampu (bukan termasuk fakir miskin). Jika tidak mampu untuk melakukan aqiqah tidak apa-apa. Adapun hasil aqiqah sebagai acara sosial adalah harus dengan membagikannya kepada masyarakat dalam keadaan matang atau telah diolah dan dimasak.

Aqiqah merupakan salah satu ibadah untuk menanamkan nilai-nilai ketauhidan kepada anak yang masih suci. Dengan adanya aqiqah, diharapkan sang bayi mendapatkan kekuatan, kesehatan lahir dan batin. Lahir dan batinnya tumbuh dan berkembang sesuai dengan nilai-nilai Ilahiyah. Dengan aqiqah juga, diharapkan sang bayi kelak menjadi anak yang saleh-salehah dan berbakti kepada kedua orangtuanya.

Aqiqah memiliki bermacam hikmah yang bisa menambah keberkahan pada keluarga sebagai berikut :

1. Kemaslahatan finansial, psikologis dan sosial.

Waliyyullah Ad-Dahlawi berkata, ” Pada aqiqah terdapat berbagai kemaslahatan finansial, psikologis dan sosial. Oleh karena itu, Nabi ? membiarkannya, mengerjakannya dan menganjurkan masyarakat untuk ikut melakukannya.”

Salah satu manfaat aqiqah adalah berlemah lembut dalam mengumumkan kabar tentang garis keturunan si bayi. Sebab, hal ini memang harus diberitahukan kepada khalayak supaya tidak terjadi fitnah di kemudian hari.

Manfaat yang lain adalah memupuk sikap kedermawanan dan menekan sifat kikir. Hikmah yang lain, bahwa tindakan ini di masa awal kelahiran menunjukkan bahwa seakan – akan orang tua menyerahkan anaknya di jalan Allah seperti yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim ‘alaihis salam.

Hal ini menggerakkan rangkaian kebaikan dan ketaatan sebagaimana yang telah kami sebutkan pada sa’i antara Bukit Shafa dan Marwa.” [Hujjatullahil balighah: 2/261]

2. Berterimakasih dan bersyukur kepada Allah

Berterimakasih dan bersyukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala atas anugerah kenikmatan berupa anak. Sebab anak merupakan kenimatan duniawi terbesar. Anak adalah perhiasan dunia.

Allah Ta’ala berfirman:

“Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia…” [Al Kahfi: 46]

Allah Subhanahu wa Ta’ala menanamkan rasa gembira dalam diri manusia dan bangga atas kelahiran bayi. Oleh karena itu, setiap orang sudah sepatutnya bersyukur kepada Allah Sang maha Pencipta dan Maha Pemberi.

Ada atsar dari Husain radhiyallahu ‘anhu tentang ucapan selamat atas kelahiran bayi. Yaitu dengan mengucapkan:

“Semoga Alla memberkatimu pada karunia-Nya kepadamu sehingga engkau bersyukur kepada Dzat yang telah memberimu karunia ini dan semoga anak ini dapat mencapai usia baligh dan engkau diberi rezeki dengan baktinya (kepadamu).” [Al-Adzkar, halaman 246]

Aqiqah adalah salah satu bentuk ungkapan rasa syukur dan mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

3. Aqiqah adalah pembebasan dan penebusan anak

Aqiqah adalah pembebasan dan penebusan anak seperti Allah Subhanahu wa Ta’ala menebus Ismail ‘alaihis salam dengan seekor domba.

Masyarakat jahiliyah juga melakukannya dan menamakannya aqiqah. Mereka melumurkan darah di kepala si bayi. Aqiqah ini diakui dalam Islam, tapi dengan catatan tanpa melumurkan darah di kepala si bayi.

Nabi ? memberitahukan bahwa hewan yang disembelih untuk bayi sepatutnya dilakukan dengan tujuan ritual, seperti qurban dan hadyu.

Beliau bersabda,“Barangsiapa dari kalian yang ingin melakukan ritual (tanasuk) penyembelihan hewan untuk anaknya, silakan melakukannya.”

Beliau menjadikannya seperti qurban yang Allah jadikan sebagai ritual penebusan Ismail ‘alaihis salam dan sarana mendekatkan diri kepada Allah Subahnahu wa Ta’ala.

Dapat diperkirakan bahwa hikmah Allah dalam syariat dan ketentuan-Nya dapat menjadi faktor penentu ketetapan hati sang anak dan keselamatannya sepanjang hidup di bawah perlindungan Allah Subhanahu wa Ta’ala dari godaan setan.

Setiap organ tubuh hewan aqiqah menjadi tebusan bagi setiap organ tubuhnya. [Lihat: Tuhfatul Maulud, halaman 54-55]

4. Pengumunan dan pemberitahuan bahwa seseorang baru mendapatkan anak

Pengumunan dan pemberitahuan bahwa seseorang baru mendapatkan anak dan dia beri nama. Kemudian berita tersebut diketahui oleh masyarakat yang terdiri dari karib kerabat, tetangga dan handai taulan. Kemudian mereka semua datang untuk memberi selamat dan menghadiri aqiqahnya. Semua itu dapat menambah erat ikatan cinta dan persaudaraan dalam tubuh kaum Muslimin.

5. Bentuk solidaritas sosial dalam Islam.

Orang-orang yang melaksanakan aqiqah anaknya, akan menyembelih hewan dan membagi-bagikan dagingnya untuk fakir miskin, karib kerabat dan tetangga.

Atau dia akan mengundang mereka untuk makan bersama. Hal ini memberikan kontribusi yang cukup besar dalam upaya meringankan beban penderitaan kaum fakir miskin.

Aqiqoh Nurul Hayat

Alhamdulilah kami bangga menjadi bagian dari sebuah gerakan dakwah dan kemanusiaan yang bahu membahu dalam wadah :

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Aqiqah No. #1 di Indonesia dengan 52 cabang. Dipercaya keluarga Indonesia dan para artis.

Hidangan lezat dari kambing pilihan, dimasak oleh juru masak berpengalaman, siap menjadikan momen tasyakuran atau berbagi Anda lebih bermakna.

KANTOR PUSAT

Perum IKIP Gunung Anyar B-48 Surabaya.

Buka Setiap Hari : 08.00 - 21.00 WIB

HOTLINE : 0822 2955 1842

QUICK LINK

Kantor Cabang

Paket Aqiqah

Testimoni Artis

FAQ Seputar Aqiqah

Scroll to Top