Panduan Lengkap Memilih Hewan Aqiqah Sesuai Sunnah
Ayah Bunda yang dirahmati Allah, kelahiran buah hati adalah amanah sekaligus anugerah yang luar biasa. Salah satu bentuk rasa syukur atas nikmat tersebut adalah dengan menunaikan ibadah aqiqah, sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wa Sallam.
Agar ibadah ini sah dan diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, penting bagi kita memahami syarat hewan aqiqah yang sesuai syariat Islam. Jangan sampai niat baik terhalang karena kurangnya pemahaman tentang ketentuan yang benar.
Berikut panduan lengkapnya.
1️⃣ Jenis Hewan yang Sah untuk Aqiqah
Mayoritas ulama sepakat bahwa hewan aqiqah harus berasal dari golongan hewan ternak (bahimatul an’am), yaitu:
- Domba
- Kambing
- Sapi
- Unta
Artinya, aqiqah tidak sah jika menggunakan ayam, kelinci, bebek, atau hewan selain ternak yang telah ditetapkan dalam syariat.
Mengapa harus hewan ternak?
Karena aqiqah dianalogikan dengan ibadah kurban, yang jenis hewannya telah ditentukan dalam syariat Islam.
Memang ada pendapat dari Imam Ibnu Hazm yang membatasi aqiqah hanya dengan kambing atau domba saja, karena hadits-hadits banyak menyebutkan lafaz “kambing”. Namun mayoritas ulama berpendapat bahwa penyebutan kambing dalam hadits adalah contoh yang umum, bukan pembatasan.
Bahkan sahabat Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu pernah mengaqiqahi anaknya dengan unta, menunjukkan adanya kebolehan selain kambing.
✅ Kesimpulan kuat:
Aqiqah sah menggunakan kambing, domba, sapi, maupun unta.
2️⃣ Hewan Aqiqah Harus Sehat dan Tidak Cacat
Syarat hewan aqiqah berikutnya adalah sehat dan bebas dari cacat. Ketentuan ini mengikuti standar hewan kurban, karena aqiqah termasuk ibadah penyembelihan untuk mendekatkan diri kepada Allah.
Allah itu Maha Baik dan menyukai yang baik.
Cacat yang Tidak Diperbolehkan:
- Buta sebelah yang jelas kebutaannya
- Sakit yang tampak jelas sakitnya
- Timpang parah hingga sulit berjalan
- Sangat kurus sampai tidak memiliki sumsum tulang
Jika terdapat cacat yang lebih parah dari daftar di atas, tentu lebih tidak diperbolehkan lagi, seperti lumpuh total atau buta total.
Memilih hewan yang sehat, gemuk, dan tidak cacat adalah bentuk kesungguhan dan ketakwaan dalam beribadah.
3️⃣ Usia Hewan Aqiqah Harus Cukup
Selain jenis dan kesehatan, usia hewan juga harus memenuhi standar minimal. Mayoritas ulama menyamakan usia hewan aqiqah dengan hewan kurban.
Berikut ketentuan umumnya:
- Domba: minimal 6 bulan (sudah masuk bulan ke-7)
- Kambing: minimal 1 tahun (masuk tahun kedua)
- Sapi: minimal 2 tahun (masuk tahun ketiga)
- Unta: minimal 5 tahun (masuk tahun keenam)
Tujuan penetapan usia ini adalah memastikan hewan telah cukup dewasa dan layak untuk ibadah.
4️⃣ Jumlah Hewan Aqiqah
Sebagai tambahan, berikut ketentuan jumlah hewan:
- Anak laki-laki: 2 ekor kambing/domba
- Anak perempuan: 1 ekor kambing/domba
Namun jika belum mampu, sebagian ulama membolehkan satu ekor untuk anak laki-laki sebagai bentuk keringanan.
Islam adalah agama yang memudahkan, bukan memberatkan.
Mengapa Memahami Syarat Hewan Aqiqah Itu Penting?
Karena aqiqah bukan sekadar tradisi keluarga, melainkan:
✔️ Ibadah sunnah muakkadah
✔️ Wujud syukur kepada Allah
✔️ Doa keberkahan untuk anak
✔️ Investasi pahala jangka panjang
Dengan memilih hewan aqiqah yang sah menurut syariat, insya Allah ibadah kita menjadi lebih sempurna dan penuh keberkahan.
Tunaikan Aqiqah Tanpa Khawatir Soal Syarat Hewan
Ayah Bunda, memilih hewan yang sesuai syariat tentu membutuhkan pengetahuan dan ketelitian. Mulai dari memastikan usia, kesehatan, hingga proses penyembelihan yang benar.
Jika tidak ingin repot, Aqiqah Nurul Hayat siap membantu.
Sebagai pelopor aqiqah siap saji terbesar di Indonesia sejak 2001, dengan 52 cabang dan melayani 100 kota, kami memastikan:
✔️ Hewan sesuai syariat
✔️ Sehat dan cukup umur
✔️ Penyembelihan sesuai sunnah
✔️ Olahan higienis dan lezat
✔️ Distribusi tepat sasaran
Insya Allah ibadah Ayah Bunda lebih tenang, praktis, dan penuh berkah.
Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memudahkan setiap langkah Ayah Bunda dalam menjalankan sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wa Sallam, serta menjadikan buah hati tumbuh menjadi generasi saleh dan salihah yang membanggakan. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.