Ayah Bunda, kelahiran buah hati adalah nikmat luar biasa yang Allah SWT titipkan kepada keluarga kita. Salah satu bentuk rasa syukur atas karunia ini adalah dengan melaksanakan ibadah aqiqah. Namun, sering muncul pertanyaan: kapan sebenarnya waktu aqiqah yang paling tepat menurut syariat Islam?
Agar tidak ragu dalam menjalankannya, mari kita bahas secara lengkap dan mudah dipahami.
Apakah Boleh Aqiqah Sebelum Bayi Lahir?
Pertanyaan ini cukup sering muncul.
Menurut kesepakatan para ulama fikih, menyembelih hewan aqiqah sebelum bayi lahir tidak diperbolehkan. Alasannya sederhana: sebab aqiqah adalah kelahiran anak. Jika kelahiran belum terjadi, maka aqiqah belum sah.
Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa penyembelihan sebelum kelahiran hanya dihitung sebagai sembelihan biasa, bukan aqiqah.
Jadi, Ayah Bunda perlu menunggu hingga bayi benar-benar lahir.
Waktu Aqiqah yang Paling Utama
Dalam hadits Rasulullah SAW disebutkan:
“Setiap anak tergadaikan dengan aqiqahnya, disembelihkan untuknya pada hari ketujuh, dicukur rambutnya dan diberi nama.”
(HR. Abu Dawud, Tirmidzi, Ahmad)
Dari hadits ini, para ulama menyimpulkan bahwa:
✅ Hari Ketujuh adalah Waktu Terbaik
Inilah waktu aqiqah yang paling utama dan disunnahkan.
Cara menghitungnya:
- Hari kelahiran dihitung sebagai hari pertama.
- Jika bayi lahir hari Senin, maka hari ketujuh adalah hari Minggu.
Bagaimana Jika Lewat Hari Ketujuh?
Tenang, Islam tidak mempersulit.
Para ulama memberikan kelonggaran waktu aqiqah:
✔ Hari ke-14 atau ke-21
Sebagian ulama menganjurkan kelipatan minggu:
- Hari ke-14
- Hari ke-21
✔ Kapan Saja Saat Mampu
Jika belum mampu pada minggu-minggu awal, aqiqah tetap boleh dilakukan kapan pun ketika orang tua memiliki kemampuan.
Ini menunjukkan bahwa inti aqiqah adalah:
- Rasa syukur
- Niat yang tulus
- Kemampuan yang ada
Bukan soal terburu-buru.
Bolehkah Aqiqah Dilaksanakan di Malam Hari?
Ini juga sering ditanyakan.
Mayoritas ulama memperbolehkan menyembelih hewan aqiqah di malam hari. Ibnu Rusyd menjelaskan bahwa jika qurban boleh di malam hari, maka aqiqah pun demikian.
Di zaman sekarang, dengan:
- Penerangan yang cukup
- Proses higienis
- Fasilitas pendingin
Pelaksanaan malam hari tidak menjadi masalah.
Namun, jika memungkinkan, siang hari tetap lebih utama karena lebih jelas dan minim risiko.
Mana yang Didahulukan: Sembelih atau Cukur Rambut?
Ada dua pendapat ulama:
Pendapat yang Lebih Kuat
Menyembelih hewan aqiqah terlebih dahulu, kemudian mencukur rambut bayi.
Ini berdasarkan urutan hadits:
“…disembelihkan pada hari ketujuh, dicukur rambutnya dan diberi nama.”
Urutan hadits menunjukkan penyembelihan lebih dulu.
Pendapat Kedua
Sebagian ulama berpendapat boleh mencukur rambut terlebih dahulu.
Namun, mayoritas cenderung menyembelih lebih dulu.
Ringkasan Waktu Aqiqah yang Tepat
Agar lebih mudah diingat:
- ❌ Tidak boleh sebelum kelahiran
- ✅ Hari ke-7 adalah waktu terbaik
- ✅ Boleh hari ke-14 atau ke-21
- ✅ Boleh kapan saja saat mampu
- ✅ Boleh dilakukan siang atau malam
Yang terpenting adalah niat dan kesungguhan dalam beribadah.
Tips Agar Pelaksanaan Aqiqah Lebih Tenang
Agar Ayah Bunda tidak terbebani saat menentukan waktu aqiqah:
✔ Rencanakan sejak awal kehamilan
✔ Diskusikan dengan keluarga
✔ Siapkan anggaran jauh-jauh hari
✔ Gunakan layanan aqiqah terpercaya agar lebih praktis
Aqiqah Nurul Hayat, sebagai pelopor aqiqah siap saji terbesar di Indonesia sejak 2001, telah membantu ribuan keluarga di 52 cabang dan 100 kota untuk melaksanakan aqiqah sesuai syariat, praktis, dan tanpa repot.
Penutup
Menentukan waktu aqiqah memang penting, namun yang lebih penting adalah niat tulus sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT.
Semoga Allah memudahkan Ayah Bunda dalam menunaikan ibadah aqiqah, menerima amalnya, dan menjadikan buah hati sebagai anak yang sholeh dan sholehah, penyejuk mata dunia akhirat. Aamiin 🤲