Syariat Aqiqah

by Aqiqah Nurul Hayat

Syariat aqiqah merupakan ketentuan dalam Islam yang mengatur pelaksanaan ibadah aqiqah sebagai wujud syukur kepada Allah SWT atas kelahiran seorang anak. Ibadah ini tidak hanya sekadar tradisi turun-menurun, tetapi memiliki dasar syariat yang jelas dari Al-Qur’an, Hadits, dan riwayat ulama. Karena itu, memahami tata cara, waktu, dan hikmah aqiqah sesuai syariat penting bagi setiap orang tua Muslim.

Dalam syariat Islam, aqiqah termasuk ibadah sunnah muakkadah, yaitu sunnah yang sangat dianjurkan. Rasulullah SAW bersabda bahwa setiap anak tergadai dengan aqiqahnya. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan dishahihkan oleh At-Tirmidzi disebut:

“Setiap anak itu tergadai dengan aqiqahnya; maka hendaklah disembelihkan pada hari ketujuh, dicukur rambutnya, dan diberi nama.” (HR. Ahmad dan Al-Tirmidzi)

Hadits ini menjadi dalil bahwa aqiqah paling utama dilakukan pada hari ketujuh setelah kelahiran bayi. Namun, dalam syariat aqiqah juga diberikan kelonggaran waktu bagi yang tidak mampu melaksanakannya pada hari ketujuh. Aqiqah dapat ditunda hingga hari keempat belas atau hari kedua puluh satu. Bahkan, sebagian ulama memperbolehkan aqiqah dilaksanakan kapan pun ketika orang tua sudah memiliki kemampuan.

Ketentuan Aqiqah

Beberapa poin penting dalam aqiqah yang perlu dipahami, antara lain:

  1. Waktu Pelaksanaan
    Syariat aqiqah menekankan pelaksanaan ideal pada hari ketujuh setelah bayi lahir. Jika belum mampu, aqiqah boleh dilakukan di luar waktu tersebut tanpa mengurangi pahala dan keberkahannya.
  2. Jumlah Hewan Aqiqah
    Syariat menetapkan bahwa bayi laki-laki disunnahkan untuk aqiqah dengan dua ekor kambing, sedangkan bayi perempuan dengan satu ekor kambing. Hal ini berdasarkan riwayat dari beberapa ulama dan praktik generasi awal umat Islam.
  3. Jenis Hewan
    Hewan aqiqah yang disyariatkan adalah hewan ternak yang sah seperti kambing, domba, sapi, atau unta yang sehat dan memenuhi syarat syariat.
  4. Penyembelihan dan Pengolahan
    Penyembelihan harus dilakukan sesuai dengan aturan syariat (halaalan thayyiban), dengan mengucapkan basmalah dan takbir serta mengikuti kaidah pemotongan yang benar. Pengolahan daging bisa dibuat aneka menu seperti gulai, sate, atau masakan lain yang halal dan layak dinikmati.

Hikmah Aqiqah

Aqiqah bukan sekadar ritual, tetapi memiliki banyak hikmah, di antaranya:

  • Menunjukkan rasa syukur kepada Allah atas anugerah anak yang lahir ke dunia.
  • Mempererat silaturahmi dengan keluarga, tetangga, dan masyarakat melalui pembagian makanan aqiqah.
  • Mengajarkan sedekah sejak dini kepada anak, sehingga ia tumbuh dalam lingkungan yang penuh kasih dan kepedulian sosial.

Dalam perspektif Islam, pelaksanaan aqiqah sesuai syariat menghadirkan keberkahan bagi anak dan orang tua serta memperkuat ikatan sosial di masyarakat. Bagi pasangan yang ingin melaksanakan aqiqah tanpa repot, menggunakan jasa layanan yang mengerti aqiqah seperti Aqiqah Nurul Hayat dapat menjadi pilihan tepat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Aqiqah No. #1 di Indonesia dengan 52 cabang. Dipercaya keluarga Indonesia dan para artis.

Hidangan lezat dari kambing pilihan, dimasak oleh juru masak berpengalaman, siap menjadikan momen tasyakuran atau berbagi Anda lebih bermakna.

KANTOR PUSAT

Perum IKIP Gunung Anyar B-48 Surabaya.

Buka Setiap Hari : 08.00 - 21.00 WIB

HOTLINE : 0822 2955 1842

QUICK LINK

Kantor Cabang

Paket Aqiqah

Testimoni Artis

FAQ Seputar Aqiqah

Scroll to Top