Hadist Aqiqah Lengkap: Dalil, Hukum, dan Tata Cara Menurut Syariat Islam

Aqiqah adalah salah satu ibadah sunnah muakkadah yang sangat dianjurkan dalam Islam sebagai bentuk rasa syukur atas kelahiran seorang anak. Untuk memahami lebih jauh mengenai ibadah ini, penting bagi kita untuk menelaah berbagai hadist aqiqah yang menjadi landasan hukum dan tata cara pelaksanaannya.

hadist aqiqah aqiqah nurul hayat

Pengertian Aqiqah dan Hukumnya dalam Islam

Apa itu Aqiqah?

Secara bahasa, aqiqah berarti memotong atau menyembelih. Sedangkan menurut syariat, aqiqah adalah penyembelihan hewan ternak (kambing/domba) sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT atas kelahiran anak, yang dilaksanakan pada hari ketujuh, keempat belas, atau kedua puluh satu setelah kelahirannya, disertai dengan mencukur rambut bayi dan memberi nama.

Dalil Hukum Aqiqah: Sunnah Muakkadah

Hukum aqiqah menurut mayoritas ulama adalah sunnah muakkadah, artinya sunnah yang sangat dianjurkan. Hal ini didasarkan pada banyak hadist aqiqah dari Rasulullah SAW. Salah satu hadist yang paling populer adalah:

Dari Salman bin Amir Adh-Dhabbi, ia berkata: Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Bersama anak laki-laki ada aqiqah, maka tumpahkanlah darah untuknya dan singkirkanlah kotoran darinya.” (HR. Bukhari)

Hadist ini menunjukkan anjuran kuat untuk melaksanakan aqiqah. Selain itu, ada juga hadist dari Aisyah RA:

Dari Aisyah RA, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda, “Untuk anak laki-laki dua kambing yang sama, dan untuk anak perempuan satu kambing.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Hadist ini menjelaskan jumlah hewan yang disembelih untuk aqiqah anak laki-laki dan perempuan. Anjuran ini menunjukkan betapa pentingnya aqiqah dalam Islam.

Waktu Pelaksanaan Aqiqah Menurut Hadist

Kapan waktu terbaik untuk melaksanakan aqiqah? Rasulullah SAW telah memberikan petunjuk melalui beberapa hadist:

  • Hari Ketujuh: Ini adalah waktu yang paling utama dan dianjurkan.
  • Dari Samurah bin Jundub RA, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda, “Setiap anak tergadaikan dengan aqiqahnya, disembelihkan untuknya pada hari ketujuh, dicukur rambutnya, dan diberi nama.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad)

  • Hari Keempat Belas atau Kedua Puluh Satu: Jika tidak memungkinkan pada hari ketujuh, masih ada kelonggaran.
  • Dari Aisyah RA, Rasulullah SAW bersabda, “Aqiqah disembelih pada hari ketujuh, jika tidak bisa, maka pada hari keempat belas, jika tidak bisa juga, maka pada hari kedua puluh satu.” (HR. Baihaqi)

  • Setelah Dewasa: Jika orang tua tidak mampu melaksanakannya saat anak masih kecil, anak yang sudah dewasa boleh mengaqiqahi dirinya sendiri, meskipun ini adalah pandangan sebagian ulama dan tidak sekuat anjuran saat masih kecil.

Aqiqah Nurul Hayat sangat memahami pentingnya ketepatan waktu ini dan siap membantu Anda melaksanakannya sesuai syariat.

Tata Cara Aqiqah Berdasarkan Sunnah Nabi

Pelaksanaan aqiqah tidak hanya sekadar menyembelih hewan, namun juga melibatkan beberapa rangkaian ibadah lain yang disunnahkan:

1. Penyembelihan Hewan

Jumlah hewan yang disembelih telah dijelaskan dalam hadist aqiqah sebelumnya:

  • Untuk anak laki-laki: 2 ekor kambing/domba.
  • Untuk anak perempuan: 1 ekor kambing/domba.

Hewan yang disembelih harus memenuhi syarat seperti hewan kurban (sehat, tidak cacat, cukup umur).

2. Mencukur Rambut Bayi

Setelah penyembelihan, disunnahkan untuk mencukur rambut bayi. Hikmahnya adalah membersihkan bayi dari kotoran dan simbol awal kehidupan yang baru. Disunnahkan pula menimbang rambut bayi tersebut dan bersedekah perak seberat timbangan rambutnya.

Dari Ali bin Abi Thalib RA, ia berkata: “Rasulullah SAW mengaqiqahi Hasan dengan satu kambing, dan beliau bersabda, ‘Wahai Fatimah, cukurlah rambutnya dan bersedekahlah perak seberat timbangan rambutnya’.” (HR. Tirmidzi)

3. Memberi Nama Anak

Pemberian nama yang baik juga disunnahkan pada hari ketujuh bersamaan dengan aqiqah.

Dari Samurah bin Jundub RA, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda, “Setiap anak tergadaikan dengan aqiqahnya, disembelihkan untuknya pada hari ketujuh, dicukur rambutnya, dan diberi nama.” (HR. Abu Dawud)

4. Pembagian Daging Aqiqah

Daging aqiqah disunnahkan untuk dimasak terlebih dahulu sebelum dibagikan. Ini berbeda dengan daging kurban yang disunnahkan dibagikan mentah. Daging aqiqah boleh dimakan oleh keluarga yang beraqiqah, dibagikan kepada fakir miskin, tetangga, dan kerabat.

Aqiqah Nurul Hayat menyediakan layanan katering aqiqah yang praktis, memastikan daging diolah secara higienis dan lezat, siap untuk dibagikan.

FAQ Seputar Hadist Aqiqah

Apakah boleh aqiqah setelah dewasa?

Ya, sebagian ulama membolehkan anak yang sudah dewasa untuk mengaqiqahi dirinya sendiri jika orang tuanya tidak melaksanakannya saat ia kecil. Namun, waktu yang paling utama tetap pada hari ketujuh, keempat belas, atau kedua puluh satu setelah kelahiran.

Bagaimana hukum mencukur rambut bayi saat aqiqah?

Mencukur rambut bayi saat aqiqah adalah sunnah, sebagaimana disebutkan dalam hadist dari Samurah bin Jundub RA. Disunnahkan pula untuk bersedekah perak seberat timbangan rambut bayi yang dicukur.

Bolehkah menyembelih sapi untuk aqiqah?

Mayoritas ulama berpendapat bahwa hewan untuk aqiqah adalah kambing atau domba, sesuai dengan dalil-dalil hadist yang secara spesifik menyebutkan kambing. Menyembelih sapi lebih umum untuk kurban. Namun, ada sebagian ulama yang membolehkan sapi dengan syarat satu sapi untuk tujuh orang, mirip dengan kurban.

Apakah daging aqiqah wajib dimasak?

Ya, disunnahkan untuk memasak daging aqiqah terlebih dahulu sebelum dibagikan. Hal ini berbeda dengan daging kurban yang disunnahkan dibagikan dalam keadaan mentah.

Memahami hadist aqiqah adalah langkah penting untuk melaksanakan ibadah ini dengan benar dan sesuai tuntunan Rasulullah SAW. Semoga artikel ini memberikan pencerahan bagi Anda yang ingin menunaikan ibadah aqiqah.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai tata cara dan layanan aqiqah, Anda bisa mengunjungi blog Aqiqah Nurul Hayat.

Butuh layanan aqiqah yang terpercaya dan syar’i? Kunjungi Aqiqah Nurul Hayat — layanan aqiqah #1 di Indonesia dengan 52 cabang siap melayani Anda.

Aqiqah No. #1 di Indonesia dengan 52 cabang. Dipercaya keluarga Indonesia dan para artis.

Hidangan lezat dari kambing pilihan, dimasak oleh juru masak berpengalaman, siap menjadikan momen tasyakuran atau berbagi Anda lebih bermakna.

KANTOR PUSAT

Perum IKIP Gunung Anyar B-48 Surabaya.

Buka Setiap Hari : 08.00 - 21.00 WIB

HOTLINE : 0822 2955 1842

QUICK LINK

Kantor Cabang

Paket Aqiqah

Testimoni Artis

FAQ Seputar Aqiqah

Scroll to Top