Bacaan Doa Gunting Rambut Bayi Beserta Tata Caranya dalam Islam

Momen kelahiran sang buah hati adalah kebahagiaan tak terkira bagi setiap orang tua. Dalam tradisi Islam, ada beberapa amalan sunnah yang dianjurkan setelah kelahiran bayi, salah satunya adalah prosesi gunting rambut atau mencukur rambut bayi yang seringkali disertai dengan pelaksanaan aqiqah. Membaca doa gunting rambut bayi menjadi bagian penting yang menambah keberkahan acara tersebut.

doa gunting rambut bayi aqiqah nurul hayat

Mengapa Doa Gunting Rambut Bayi Penting dalam Islam?

Tradisi menggunting atau mencukur rambut bayi setelah lahir bukanlah sekadar adat istiadat, melainkan sebuah sunnah yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Amalan ini memiliki makna spiritual yang mendalam, terutama jika diiringi dengan niat yang tulus dan bacaan doa yang sesuai syariat. Rambut bayi yang baru lahir dianggap membawa sisa-sisa kehidupan di dalam rahim, dan mencukurnya merupakan simbol membersihkan diri serta memulai lembaran baru dalam kehidupan seorang muslim.

Dalam hadis riwayat Tirmidzi, Rasulullah SAW bersabda, “Setiap anak yang lahir tergadai dengan aqiqahnya, disembelihkan hewan pada hari ketujuhnya, dicukur rambutnya, dan diberi nama.” Hadis ini menunjukkan korelasi erat antara aqiqah dan pencukuran rambut bayi. Dengan membaca doa gunting rambut bayi, kita berharap agar si kecil tumbuh menjadi anak yang saleh/salehah, sehat, cerdas, dan selalu dalam lindungan serta rahmat Allah SWT.

Aqiqah Nurul Hayat, sebagai pelopor aqiqah modern dan syar’i, memahami betul pentingnya setiap detail dalam pelaksanaan aqiqah, termasuk tradisi pencukuran rambut. Kami meyakini bahwa setiap langkah, termasuk doa yang dipanjatkan, akan menambah keberkahan bagi keluarga dan sang buah hati.

Tata Cara dan Bacaan Doa Gunting Rambut Bayi yang Shahih

Prosesi gunting rambut bayi umumnya dilakukan pada hari ketujuh setelah kelahiran, bersamaan dengan pelaksanaan aqiqah. Berikut adalah tata cara dan bacaan doa yang bisa Anda panjatkan:

1. Persiapan

  • Pastikan bayi dalam kondisi tenang dan nyaman.
  • Sediakan alat cukur atau gunting yang tajam dan steril.
  • Siapkan wadah berisi air bersih untuk menampung rambut yang dicukur.
  • Ajak anggota keluarga terdekat untuk menyaksikan dan mendoakan.

2. Niat dan Basmalah

Sebelum memulai, niatkan dalam hati untuk mengikuti sunnah Rasulullah SAW dan memohon keberkahan. Bacalah Basmalah:

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Bismillahirrahmanirrahim
Artinya: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.”

3. Bacaan Doa Gunting Rambut Bayi Utama

Saat akan menggunting atau mencukur rambut bayi, panjatkan doa berikut:

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ الْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ اَللّٰهُمَّ نُوْرُ السَّمَاوَاتِ وَنُوْرُ الشَّمْسِ وَالْقَمَرِ اَللّٰهُمَّ سِرُّ اللّٰهِ نُوْرُ النُّبُوَّةِ رَسُوْلُ اللّٰهِ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillahi Rabbil ‘alamin. Allahumma nurus samawati wa nurusy syamsyi wal qamari. Allahumma sirrullahi nurun nubuwwati Rasulullahi shallallahu ‘alaihi wa sallama walhamdulillahi Rabbil ‘alamin.
Artinya: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Ya Allah, cahaya langit, matahari, dan bulan. Ya Allah, rahasia Allah, cahaya kenabian, Rasulullah SAW. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.”

Doa ini dibaca dengan harapan agar bayi disinari cahaya keimanan dan kenabian, serta tumbuh menjadi pribadi yang mulia.

4. Proses Mencukur/Menggunting

Mulailah mencukur atau menggunting rambut bayi secara perlahan dan hati-hati. Dianjurkan untuk mencukur dari sisi kanan terlebih dahulu, lalu ke kiri. Jika tidak memungkinkan untuk mencukur habis, menggunting sebagian rambut juga sudah mencukupi sebagai bentuk mengikuti sunnah.

5. Doa Setelah Mencukur (Opsional namun Dianjurkan)

Setelah selesai, Anda bisa melanjutkan dengan doa untuk keberkahan bayi:

اَللّٰهُمَّ اجْعَلْ هٰذَا الشَّعْرَ نُوْرًا وَضِيَاءً وَبَهَاءً وَجَمَالًا وَسَعَادَةً وَبَرَكَةً عَلَىٰ صَاحِبِهِ وَعَلَىٰ مَنْ يَتَعَلَّقُ بِهِ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Allahummaj’al hadzasy sya’ra nuran wa dhiya’an wa baha’an wa jamalan wa sa’adatan wa barakatan ‘ala shahibihi wa ‘ala man yata’allaqu bihi birahmatika ya Arhamar Rahimin.
Artinya: “Ya Allah, jadikanlah rambut ini cahaya, sinar, keindahan, kecantikan, kebahagiaan, dan keberkahan bagi pemiliknya dan bagi siapa pun yang terkait dengannya, dengan rahmat-Mu wahai Yang Maha Penyayang di antara para penyayang.”

Hikmah di Balik Tradisi Gunting Rambut Bayi dalam Aqiqah

Tradisi gunting rambut bayi, khususnya yang disandingkan dengan aqiqah, mengandung banyak hikmah dan pelajaran berharga:

  • Kesucian dan Pembersihan Diri: Rambut yang dicukur melambangkan pembersihan diri dari hal-hal yang kurang baik dan memulai kehidupan baru dengan fitrah yang suci.
  • Kerendahan Hati: Mencukur rambut hingga habis juga melambangkan kerendahan hati dan kesediaan untuk tunduk pada perintah Allah SWT sejak dini.
  • Kesejahteraan dan Keberkahan: Dengan memanjatkan doa gunting rambut bayi, orang tua berharap agar anak mereka senantiasa diberkahi, diberikan kesehatan, kecerdasan, dan menjadi pribadi yang bertakwa.
  • Sedekah: Dianjurkan untuk menimbang rambut bayi yang telah dicukur, lalu bersedekah perak seberat timbangan rambut tersebut. Ini adalah bentuk syukur dan kepedulian sosial.

Aqiqah Nurul Hayat hadir untuk membantu Anda melaksanakan ibadah aqiqah dengan sempurna, sesuai syariat dan tanpa repot. Kami menyediakan paket aqiqah lengkap yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda, memastikan prosesi aqiqah dan segala sunnahnya berjalan lancar, termasuk persiapan untuk momen sakral gunting rambut si kecil.

FAQ: Pertanyaan Seputar Gunting Rambut Bayi dan Aqiqah

1. Kapan waktu terbaik untuk menggunting rambut bayi?

Waktu terbaik adalah pada hari ketujuh setelah kelahiran bayi, bersamaan dengan pelaksanaan aqiqah. Jika tidak memungkinkan, bisa dilakukan pada hari ke-14 atau ke-21. Namun, jika masih belum bisa juga, maka bisa dilakukan kapan saja setelah itu.

2. Apakah wajib mencukur habis rambut bayi saat aqiqah?

Mencukur habis (gundul) rambut bayi adalah sunnah yang lebih utama. Namun, jika ada kekhawatiran atau kesulitan, menggunting sebagian rambut juga sudah cukup untuk memenuhi sunnah. Yang terpenting adalah niat untuk mengikuti ajaran Rasulullah SAW.

3. Apa saja sunnah terkait rambut bayi setelah dicukur?

Setelah rambut dicukur, disunnahkan untuk menimbang berat rambut tersebut, lalu bersedekah perak (atau nilai setara emas) seberat timbangan rambut tersebut kepada fakir miskin. Ini adalah bentuk syukur dan kepedulian sosial.

4. Apakah Aqiqah Nurul Hayat menyediakan layanan gunting rambut bayi?

Aqiqah Nurul Hayat fokus pada penyediaan hewan aqiqah syar’i, pemotongan, dan pengolahan masakan. Untuk prosesi gunting rambut bayi secara langsung, biasanya dilakukan oleh keluarga. Namun, kami bisa memberikan panduan dan konsultasi terkait pelaksanaan sunnah-sunnah aqiqah lainnya. Kunjungi blog Aqiqah Nurul Hayat untuk informasi lebih lanjut mengenai tata cara aqiqah dan sunnah-sunnah terkait.

Semoga artikel ini memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai doa gunting rambut bayi dan hikmah di baliknya. Dengan persiapan yang matang dan niat yang tulus, semoga momen spesial ini membawa keberkahan bagi keluarga dan sang buah hati.

Butuh layanan aqiqah yang terpercaya dan syar’i? Kunjungi Aqiqah Nurul Hayat — layanan aqiqah #1 di Indonesia dengan 52 cabang siap melayani Anda.

Aqiqah No. #1 di Indonesia dengan 52 cabang. Dipercaya keluarga Indonesia dan para artis.

Hidangan lezat dari kambing pilihan, dimasak oleh juru masak berpengalaman, siap menjadikan momen tasyakuran atau berbagi Anda lebih bermakna.

KANTOR PUSAT

Perum IKIP Gunung Anyar B-48 Surabaya.

Buka Setiap Hari : 08.00 - 21.00 WIB

HOTLINE : 0822 2955 1842

QUICK LINK

Kantor Cabang

Paket Aqiqah

Testimoni Artis

FAQ Seputar Aqiqah

Scroll to Top