Doa Syukuran Aqiqah: Panduan Lengkap dan Makna Mendalam untuk Keluarga Muslim

Setiap orang tua Muslim tentu mendambakan keberkahan bagi buah hatinya. Salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan untuk menyambut kelahiran anak adalah aqiqah, yang seringkali diikuti dengan acara syukuran. Memanjatkan doa syukuran aqiqah adalah bagian penting untuk menggenapi rasa syukur kepada Allah SWT atas karunia yang tak terhingga ini. Artikel ini akan membahas secara komprehensif mengenai doa-doa yang bisa diamalkan, serta panduan lengkap untuk melaksanakan syukuran aqiqah yang sesuai syariat.

doa syukuran aqiqah aqiqah nurul hayat

Pentingnya Doa dalam Syukuran Aqiqah

Aqiqah adalah bentuk rasa syukur seorang hamba kepada Allah SWT atas kelahiran putranya atau putrinya. Ibadah ini melibatkan penyembelihan kambing atau domba, yang kemudian dagingnya dimasak dan dibagikan kepada fakir miskin, tetangga, dan kerabat. Syukuran aqiqah sendiri merupakan momen berkumpulnya keluarga dan kerabat untuk berbagi kebahagiaan, sekaligus mendoakan kebaikan bagi anak yang baru lahir.

Doa adalah inti dari setiap ibadah, termasuk aqiqah. Dengan memanjatkan doa, kita memohon keberkahan, perlindungan, dan petunjuk bagi anak agar tumbuh menjadi pribadi yang saleh/salehah, berbakti kepada orang tua, agama, nusa, dan bangsa. Doa juga menjadi pengingat bagi kita akan kebesaran Allah dan ketergantungan kita kepada-Nya dalam setiap aspek kehidupan.

Kumpulan Doa Syukuran Aqiqah yang Bisa Diamalkan

Berikut adalah beberapa doa yang bisa dibaca dan diamalkan saat acara syukuran aqiqah, mulai dari saat penyembelihan hingga saat hidangan disajikan dan doa untuk sang anak:

1. Doa Saat Menyembelih Hewan Aqiqah

Ketika hewan aqiqah disembelih, disunnahkan untuk membaca Bismillah, takbir, dan doa berikut:

  • Bismillah Allahu Akbar. Allahumma minka wa ilaika taqabbal min (sebutkan nama anak).

Artinya: “Dengan nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, dari-Mu dan untuk-Mu, terimalah (aqiqah) dari (sebutkan nama anak).”

2. Doa Saat Mencukur Rambut Bayi

Mencukur rambut bayi adalah salah satu sunnah dalam aqiqah. Saat mencukur, dapat membaca:

  • Bismillahirrohmanirrohim. Alhamdulillahi robbil ‘alamin. Allahumma nurus samawati wa nurus syamsi wal qomari. Allahumma sirrullah nurun nubuwwati rosulullahi shollallahu ‘alaihi wasallam walhamdulillahi robbil ‘alamin.

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Ya Allah, cahaya langit, cahaya matahari, dan cahaya bulan. Ya Allah, rahasia Allah, cahaya kenabian Rasulullah SAW, segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.”

3. Doa Setelah Prosesi Aqiqah Selesai (Saat Walimah/Syukuran)

Setelah semua prosesi aqiqah selesai, saat berkumpul untuk syukuran dan menikmati hidangan, kita bisa memanjatkan doa bersama untuk anak dan keluarga. Doa ini bersifat umum, memohon keberkahan dan kebaikan:

Allahumma hifzhan min kulli su-in wa makruhin wa syarrin wa fitnatin. Allahummarzuqhu husnal khuluqi wa husnal adabi. Allahumma barik lana fihi wa fi dzurriyyatin.

Artinya: “Ya Allah, lindungilah dia dari segala keburukan, hal yang tidak disukai, kejahatan, dan fitnah. Ya Allah, anugerahkanlah kepadanya akhlak yang baik dan adab yang baik. Ya Allah, berkahilah kami padanya dan pada keturunannya.”

Selain itu, para tamu yang hadir juga bisa mendoakan dengan doa-doa kebaikan lainnya, seperti mendoakan agar anak menjadi anak yang sholeh/sholehah, berbakti, cerdas, dan bermanfaat bagi umat.

Tata Cara Melaksanakan Syukuran Aqiqah yang Sesuai Sunnah

Melaksanakan syukuran aqiqah tidak hanya tentang hidangan lezat, tapi juga tentang memenuhi syariat dan mendapatkan keberkahan. Berikut adalah ringkasan tata caranya:

  1. Waktu Pelaksanaan: Disunnahkan pada hari ketujuh setelah kelahiran bayi. Jika tidak memungkinkan, bisa pada hari ke-14 atau ke-21. Jika masih belum bisa, maka kapan pun orang tua mampu.
  2. Jumlah Hewan: Untuk anak laki-laki dua ekor kambing/domba, sedangkan untuk anak perempuan satu ekor kambing/domba.
  3. Penyembelihan: Hewan disembelih dengan menyebut nama Allah, sebagaimana syariat Islam. Dagingnya dimasak terlebih dahulu, tidak dibagikan mentah.
  4. Pembagian Daging: Daging yang sudah dimasak dibagikan kepada fakir miskin, tetangga, dan kerabat. Disunnahkan juga agar orang tua dan keluarga ikut memakannya.
  5. Mencukur Rambut dan Memberi Nama: Disunnahkan mencukur rambut bayi pada hari ketujuh dan bersedekah perak seberat timbangan rambut tersebut. Memberi nama yang baik juga dilakukan pada hari ketujuh.
  6. Walimah/Syukuran: Mengadakan acara syukuran dengan mengundang kerabat dan tetangga untuk berbagi kebahagiaan dan mendoakan anak. Di sinilah doa syukuran aqiqah bersama-sama dipanjatkan.

Penting untuk memastikan semua proses ini dilakukan sesuai syariat agar ibadah aqiqah diterima oleh Allah SWT.

Memilih Layanan Aqiqah Terpercaya: Mengapa Aqiqah Nurul Hayat Pilihan Tepat?

Melaksanakan aqiqah memang membutuhkan persiapan yang matang, mulai dari pemilihan hewan, proses penyembelihan, hingga pengolahan dan distribusi hidangan. Bagi Anda yang memiliki kesibukan atau ingin memastikan ibadah aqiqah terlaksana sesuai syariat tanpa repot, Aqiqah Nurul Hayat hadir sebagai solusi.

Sebagai penyedia layanan aqiqah #1 di Indonesia dengan 52 cabang nasional, Aqiqah Nurul Hayat berkomitmen untuk membantu Anda menunaikan ibadah aqiqah dengan mudah, syar’i, dan berkualitas. Kami memastikan hewan yang disembelih memenuhi syarat syariat, proses pengolahan higienis, dan hidangan lezat siap saji. Dengan mempercayakan aqiqah Anda kepada Aqiqah Nurul Hayat, Anda bisa lebih fokus untuk memanjatkan doa syukuran aqiqah dan menikmati momen kebahagiaan bersama keluarga, tanpa perlu khawatir akan detail teknisnya.

FAQ Seputar Doa dan Syukuran Aqiqah

Berikut adalah beberapa pertanyaan umum yang sering diajukan mengenai doa dan syukuran aqiqah:

  1. Apa saja doa yang dibaca saat syukuran aqiqah?
    Saat syukuran aqiqah, Anda bisa membaca doa saat menyembelih hewan (Bismillah Allahu Akbar, dst.), doa saat mencukur rambut bayi, dan doa umum untuk keberkahan anak serta keluarga. Para tamu juga bisa mendoakan kebaikan untuk sang anak.
  2. Kapan waktu terbaik untuk melaksanakan syukuran aqiqah?
    Waktu terbaik adalah pada hari ketujuh setelah kelahiran bayi. Jika tidak memungkinkan, bisa pada hari ke-14 atau ke-21. Jika masih belum bisa, maka kapan pun orang tua mampu dan memiliki kelapangan rezeki.
  3. Apakah wajib ada syukuran saat aqiqah?
    Mengadakan syukuran atau walimah (jamuan makan) saat aqiqah adalah sunnah, bukan wajib. Tujuannya adalah untuk berbagi kebahagiaan dan bersyukur kepada Allah SWT, serta mendoakan keberkahan bagi anak. Jika tidak mampu, aqiqah tetap sah tanpa syukuran.
  4. Bagaimana jika tidak mampu melaksanakan aqiqah pada waktunya?
    Jika tidak mampu pada hari ke-7, 14, atau 21, aqiqah bisa dilaksanakan kapan saja saat orang tua memiliki kemampuan finansial. Hukumnya tetap sunnah muakkad (sangat dianjurkan) bagi orang tua yang mampu.

Semoga panduan mengenai doa syukuran aqiqah ini bermanfaat bagi Anda dan keluarga. Untuk informasi lebih lanjut mengenai tips dan panduan ibadah aqiqah lainnya, jangan ragu untuk mengunjungi blog Aqiqah Nurul Hayat.

Butuh layanan aqiqah yang terpercaya dan syar’i? Kunjungi Aqiqah Nurul Hayat — layanan aqiqah #1 di Indonesia dengan 52 cabang siap melayani Anda.

Aqiqah No. #1 di Indonesia dengan 52 cabang. Dipercaya keluarga Indonesia dan para artis.

Hidangan lezat dari kambing pilihan, dimasak oleh juru masak berpengalaman, siap menjadikan momen tasyakuran atau berbagi Anda lebih bermakna.

KANTOR PUSAT

Perum IKIP Gunung Anyar B-48 Surabaya.

Buka Setiap Hari : 08.00 - 21.00 WIB

HOTLINE : 0822 2955 1842

QUICK LINK

Kantor Cabang

Paket Aqiqah

Testimoni Artis

FAQ Seputar Aqiqah

Scroll to Top