Panduan Lengkap Doa Aqiqah Anak: Tata Cara dan Keutamaannya

Mengucapkan doa aqiqah anak merupakan bagian penting dari pelaksanaan ibadah aqiqah, sebuah sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam sebagai bentuk rasa syukur atas kelahiran buah hati. Aqiqah adalah momen sakral di mana orang tua bersyukur kepada Allah SWT atas karunia anak, sekaligus menebusnya dengan menyembelih hewan qurban. Lebih dari sekadar prosesi, aqiqah juga merupakan doa dan harapan agar sang anak tumbuh menjadi pribadi yang saleh/salehah, sehat, dan bermanfaat bagi agama, keluarga, serta bangsa.

doa aqiqah anak aqiqah nurul hayat

Memahami Makna dan Hukum Aqiqah dalam Islam

Sebelum membahas lebih jauh mengenai doa-doa yang dianjurkan, penting bagi kita untuk memahami esensi dan hukum aqiqah. Secara bahasa, aqiqah berarti rambut yang tumbuh di kepala bayi. Namun, dalam syariat Islam, aqiqah adalah penyembelihan hewan sebagai tanda syukur atas kelahiran anak, yang dilaksanakan pada hari ketujuh kelahirannya, atau pada hari ke-14, atau hari ke-21 jika berhalangan. Hukum aqiqah adalah sunnah muakkadah, yaitu sunnah yang sangat dianjurkan dan memiliki nilai pahala yang besar bagi yang melaksanakannya.

Pelaksanaan aqiqah bukan hanya sekadar tradisi, melainkan memiliki hikmah mendalam. Di antaranya adalah bentuk pengorbanan dan penebusan bagi anak, membersihkan anak dari berbagai kotoran dan penyakit hati, serta sebagai syiar Islam yang menunjukkan kegembiraan atas karunia Allah. Melalui aqiqah, orang tua berharap anak mereka mendapatkan keberkahan dan perlindungan dari Allah SWT, sebagaimana yang diungkapkan dalam setiap doa yang dipanjatkan.

Kumpulan Doa Aqiqah Anak yang Dianjurkan

Dalam setiap tahapan aqiqah, terdapat doa-doa khusus yang bisa dipanjatkan untuk menambah keberkahan. Berikut adalah kumpulan doa aqiqah anak yang dianjurkan:

Doa Saat Menyembelih Hewan Aqiqah

Ketika menyembelih hewan aqiqah, disunnahkan untuk membaca basmalah dan takbir, serta menyebut nama anak yang diaqiqahi. Doa ini menunjukkan niat tulus orang tua dalam beribadah.

Bismillahi wa Allahu Akbar. Allahumma minka wa ilaika. Allahumma hadzihi ‘aqiqatu (sebut nama anak).

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, dari-Mu dan untuk-Mu. Ya Allah, ini adalah aqiqah (sebut nama anak).”

Doa ini dibaca saat akan menyembelih hewan, baik kambing untuk anak perempuan (1 ekor) maupun anak laki-laki (2 ekor).

Doa untuk Anak yang Diaqiqahi (Saat Pencukuran Rambut)

Selain penyembelihan, prosesi cukur rambut bayi juga diiringi doa. Doa ini mengandung harapan agar anak tumbuh sehat, berakhlak mulia, dan jauh dari segala keburukan.

Allahumma nuril quluba binuril hidayati kama nawartal ardha binuris syamsi wal qamari. Allahumma salli ala sayyidina Muhammadin wa ala alihi wa sahbihi ajma’in. Allahumma innaha aqiqatu (sebut nama anak), farhamha wa barik laha wa ij’alha min ‘ibadikas salihin.

Artinya: “Ya Allah, terangilah hati kami dengan cahaya petunjuk-Mu, sebagaimana Engkau menerangi bumi dengan cahaya matahari dan bulan. Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga, dan para sahabatnya sekalian. Ya Allah, sesungguhnya ini adalah aqiqah (sebut nama anak), maka rahmatilah dia, berkahilah dia, dan jadikanlah dia termasuk hamba-hamba-Mu yang saleh.”

Doa ini dibaca saat mencukur rambut bayi, yang biasanya diikuti dengan menimbang rambut dan bersedekah perak seberat timbangan rambut tersebut.

Doa Setelah Aqiqah (Syukuran/Walimah Aqiqah)

Setelah seluruh prosesi selesai, saat acara syukuran atau walimah aqiqah, para hadirin juga bisa memanjatkan doa untuk keberkahan anak dan keluarga.

Allahumma ahfazh waladi/waladati (sebut nama anak) min syarril insi wal jinni wa min syarri syaitani wa min syarri kulli dabbaatin anta akhizun binashiyatiha. Inna rabbi ala sirathim mustaqim.

Artinya: “Ya Allah, jagalah anakku (sebut nama anak) dari kejahatan manusia dan jin, dari kejahatan setan, dan dari kejahatan setiap makhluk melata yang Engkau pegang ubun-ubunnya. Sesungguhnya Tuhanku berada di atas jalan yang lurus.”

Doa ini bisa dipanjatkan oleh orang tua atau para tamu undangan sebagai bentuk harapan baik untuk masa depan anak.

Keutamaan Mengucapkan Doa Aqiqah Anak dan Hikmahnya

Mengucapkan doa aqiqah anak bukan hanya ritual semata, melainkan memiliki keutamaan dan hikmah yang sangat besar. Dengan doa, kita menyerahkan segala urusan dan harapan kepada Allah SWT, mengakui bahwa segala karunia datang dari-Nya dan hanya kepada-Nya kita memohon. Doa dalam aqiqah adalah bentuk permohonan agar anak yang baru lahir diberkahi, dilindungi, dan dibimbing menuju jalan kebaikan.

  • Memohon Keberkahan: Doa adalah sarana untuk memohon keberkahan dalam setiap aspek kehidupan anak, mulai dari kesehatan, kecerdasan, hingga akhlak.
  • Perlindungan dari Kejahatan: Doa menjadi benteng spiritual bagi anak dari berbagai godaan setan, penyakit, dan keburukan.
  • Pengharapan Kebaikan: Melalui doa, orang tua menanamkan harapan agar anak mereka tumbuh menjadi hamba Allah yang saleh/salehah, berbakti kepada orang tua, dan bermanfaat bagi umat.
  • Penyempurna Ibadah: Doa melengkapi dan menyempurnakan ibadah aqiqah, menjadikannya lebih bermakna di sisi Allah SWT.

Aqiqah Nurul Hayat sangat memahami pentingnya setiap detail dalam pelaksanaan aqiqah, termasuk pemilihan hewan yang syar’i dan doa-doa yang dipanjatkan. Kami berkomitmen untuk membantu Anda melaksanakan ibadah aqiqah sesuai tuntunan syariat, sehingga keberkahan doa-doa ini dapat menyertai buah hati Anda.

FAQ Seputar Doa dan Pelaksanaan Aqiqah

1. Apa hukum aqiqah dalam Islam?

Hukum aqiqah adalah sunnah muakkadah, yaitu sunnah yang sangat dianjurkan. Rasulullah SAW dan para sahabatnya senantiasa melaksanakannya. Meskipun tidak wajib, meninggalkannya tanpa uzur syar’i dianggap kurang sempurna.

2. Kapan waktu terbaik melaksanakan aqiqah?

Waktu terbaik adalah pada hari ketujuh setelah kelahiran bayi. Jika tidak memungkinkan, bisa pada hari ke-14 atau ke-21. Jika masih berhalangan, aqiqah tetap sah dilaksanakan kapan saja sebelum anak baligh, bahkan setelah baligh pun orang tua atau anak itu sendiri bisa melaksanakannya.

3. Apa saja syarat hewan untuk aqiqah?

Hewan yang digunakan untuk aqiqah adalah kambing atau domba yang memenuhi syarat sah qurban, yaitu sehat, tidak cacat, dan cukup umur. Untuk anak laki-laki disunnahkan 2 ekor kambing, sedangkan untuk anak perempuan 1 ekor kambing.

4. Bolehkah aqiqah dilakukan setelah anak dewasa?

Ya, boleh. Jika orang tua belum mampu melaksanakan aqiqah saat anak masih kecil, maka anak tersebut boleh mengaqiqahi dirinya sendiri setelah dewasa. Namun, lebih utama jika orang tua yang melaksanakannya di masa kecil anak.

5. Mengapa memilih layanan aqiqah profesional seperti Aqiqah Nurul Hayat?

Memilih layanan profesional seperti Aqiqah Nurul Hayat memastikan aqiqah Anda dilaksanakan sesuai syariat Islam, mulai dari pemilihan hewan yang berkualitas, proses penyembelihan yang halal, hingga pengolahan masakan yang higienis dan lezat. Kami juga membantu distribusi, sehingga Anda bisa fokus pada ibadah dan doa untuk anak tanpa repot. Dengan 52 cabang nasional, Aqiqah Nurul Hayat siap melayani Anda dengan amanah dan profesional.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai tips dan panduan aqiqah lainnya, kunjungi blog Aqiqah Nurul Hayat.

Butuh layanan aqiqah yang terpercaya dan syar’i? Kunjungi Aqiqah Nurul Hayat — layanan aqiqah #1 di Indonesia dengan 52 cabang siap melayani Anda.

Aqiqah No. #1 di Indonesia dengan 52 cabang. Dipercaya keluarga Indonesia dan para artis.

Hidangan lezat dari kambing pilihan, dimasak oleh juru masak berpengalaman, siap menjadikan momen tasyakuran atau berbagi Anda lebih bermakna.

KANTOR PUSAT

Perum IKIP Gunung Anyar B-48 Surabaya.

Buka Setiap Hari : 08.00 - 21.00 WIB

HOTLINE : 0822 2955 1842

QUICK LINK

Kantor Cabang

Paket Aqiqah

Testimoni Artis

FAQ Seputar Aqiqah

Scroll to Top