Panduan Doa Aqiqah Sesuai Sunnah Beserta Artinya – Aqiqah Nurul Hayat

Setiap orang tua tentu menginginkan yang terbaik untuk buah hatinya, termasuk dalam menunaikan ibadah aqiqah. Salah satu aspek krusial yang sering menjadi pertanyaan adalah mengenai doa aqiqah sesuai sunnah. Memahami lafal doa, waktu, dan tata cara yang tepat sesuai ajaran Rasulullah SAW adalah kunci untuk menyempurnakan ibadah ini. Artikel ini akan memandu Anda secara komprehensif agar pelaksanaan aqiqah buah hati Anda berjalan syar’i dan penuh berkah.

doa aqiqah sesuai sunnah aqiqah nurul hayat

Memahami Aqiqah dan Urgensi Doa dalam Pelaksanaannya

Aqiqah adalah ibadah menyembelih hewan ternak (kambing/domba) sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT atas kelahiran seorang anak. Ibadah ini hukumnya sunnah muakkadah, sangat dianjurkan bagi setiap muslim yang mampu. Dalam Islam, aqiqah memiliki makna mendalam, tidak hanya sebagai bentuk syukur, tetapi juga penebus bagi anak agar terbebas dari berbagai hal yang kurang baik di akhirat kelak.

Pelaksanaan aqiqah tidak hanya sekadar menyembelih hewan, tetapi juga disertai dengan niat dan doa yang tulus. Doa adalah inti dari setiap ibadah, termasuk aqiqah. Dengan melafalkan doa aqiqah sesuai sunnah, kita berharap keberkahan dari Allah SWT untuk anak yang baru lahir, memohon perlindungan, dan agar ia tumbuh menjadi anak yang saleh/salehah. Doa juga menjadi pengakuan atas kekuasaan Allah dan penyerahan diri kita sebagai hamba-Nya.

Lafal Doa Aqiqah Sesuai Sunnah (Arab, Latin, dan Artinya)

Ada beberapa riwayat mengenai doa yang dibaca saat menyembelih hewan aqiqah. Doa ini dibaca oleh orang yang menyembelih atau yang mewakilkan. Berikut adalah lafal doa yang umum dan sesuai sunnah:

Doa Saat Menyembelih Hewan Aqiqah

Sebelum menyembelih, niatkan dalam hati bahwa ini adalah aqiqah untuk anak Anda. Kemudian, bacalah basmalah, takbir, dan doa berikut:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ (sebut nama bayi)

Latin: Bismillâhirrahmânirrahîm. Allâhumma hâdzihî minka wa ilaika, fataqabbal minnî (sebut nama bayi).

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Ya Allah, ini adalah karunia dari-Mu dan akan kembali kepada-Mu, maka terimalah dariku (sebut nama bayi).”

Doa ini merupakan doa yang ringkas namun memiliki makna yang dalam, yaitu pengakuan bahwa segala sesuatu berasal dari Allah dan akan kembali kepada-Nya, serta permohonan agar ibadah aqiqah tersebut diterima.

Doa Setelah Menyembelih (Doa Umum)

Selain doa saat menyembelih, ada juga doa umum yang bisa dibaca setelah proses penyembelihan selesai, sebagai bentuk rasa syukur dan permohonan:

اَللَّهُمَّ اجْعَلْهَا فِدَاءً لِابْنِيْ (أَوْ بِنْتِيْ) مِنَ النَّارِ وَتَقَبَّلْهَا مِنِّيْ كَمَا تَقَبَّلْتَ مِنْ إِبْرَاهِيْمَ خَلِيْلِكَ وَمِنْ مُحَمَّدٍ حَبِيْبِكَ. بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ.

Latin: Allâhummaj’alhâ fidâ’an li-ibnî (atau bintî) minan nâri wa taqabbalhâ minnî kamâ taqabbalta min Ibrâhîma khalîlika wa min Muhammadin habîbika. Bismillâhi wallâhu akbar.

Artinya: “Ya Allah, jadikanlah ia sebagai tebusan bagi putraku (atau putriku) dari api neraka, dan terimalah dariku sebagaimana Engkau telah menerima dari Ibrahim kekasih-Mu dan dari Muhammad kekasih-Mu. Dengan nama Allah, dan Allah Maha Besar.”

Penting untuk selalu berhati-hati dalam memastikan setiap tahapan aqiqah sesuai syariat, termasuk dalam melafalkan doa aqiqah sesuai sunnah. Aqiqah Nurul Hayat senantiasa berkomitmen untuk membantu Anda menjalankan ibadah ini dengan sempurna.

Tata Cara Pelaksanaan Aqiqah dan Doa-doa Lain yang Dianjurkan

Pelaksanaan aqiqah memiliki beberapa tahapan penting yang perlu diperhatikan:

  1. Waktu Pelaksanaan: Sunnahnya adalah pada hari ketujuh setelah kelahiran bayi. Jika tidak memungkinkan, bisa pada hari ke-14 atau ke-21. Jika masih belum mampu, boleh kapan saja saat mampu.
  2. Jumlah Hewan: Untuk bayi laki-laki, dua ekor kambing/domba. Untuk bayi perempuan, satu ekor kambing/domba.
  3. Penyembelihan: Hewan disembelih sesuai syariat Islam, dengan membaca basmalah dan takbir. Doa yang telah disebutkan di atas dibaca pada saat ini.
  4. Pencukuran Rambut Bayi: Rambut bayi dicukur seluruhnya (gundul), lalu ditimbang. Seberat timbangan rambut tersebut disedekahkan emas atau perak (atau senilai uangnya). Saat mencukur rambut, disunnahkan membaca doa:

    بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَذْهَبَ عَنِّيْ اْلأَذَى وَعَافَانِيْ

    Latin: Bismillâhirrahmânirrahîm. Alhamdulillâhil ladzî adzhaba ‘annil adzâ wa ‘âfânî.

    Artinya: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan kotoran dariku dan menyehatkanku.”

  5. Pemberian Nama: Disunnahkan memberi nama yang baik pada hari ketujuh kelahiran.
  6. Pembagian Daging: Daging aqiqah sebaiknya dimasak terlebih dahulu sebelum dibagikan. Disunnahkan membagikan kepada fakir miskin, tetangga, dan kerabat dalam bentuk masakan matang. Orang tua bayi dan keluarga boleh ikut memakan daging aqiqah tersebut.

Dengan mengikuti tata cara ini dan melafalkan doa-doa yang dianjurkan, ibadah aqiqah Anda akan lebih sempurna dan sesuai dengan tuntunan sunnah.

FAQ Seputar Doa Aqiqah dan Pelaksanaannya

1. Kapan waktu terbaik untuk membaca doa aqiqah?

Doa aqiqah yang utama dibaca saat proses penyembelihan hewan aqiqah. Selain itu, doa-doa lain seperti doa saat mencukur rambut bayi juga dibaca pada waktu pelaksanaannya. Seluruh proses aqiqah, termasuk doa, disunnahkan dilakukan pada hari ketujuh setelah kelahiran bayi, atau pada hari ke-14 atau ke-21 jika tidak memungkinkan.

2. Siapa yang seharusnya membaca doa aqiqah?

Doa aqiqah dibaca oleh orang yang menyembelih hewan aqiqah. Jika Anda menggunakan jasa aqiqah seperti Aqiqah Nurul Hayat, maka tim penyembelih kami yang akan membacakan doa tersebut atas nama anak Anda, memastikan prosesnya syar’i dan sesuai sunnah.

3. Bolehkah aqiqah dilakukan setelah anak dewasa?

Menurut sebagian ulama, jika orang tua belum sempat mengaqiqahi anaknya hingga anak tersebut dewasa, maka anak tersebut boleh mengaqiqahi dirinya sendiri. Namun, sunnahnya tetap dianjurkan pada hari ketujuh, ke-14, atau ke-21 setelah kelahiran.

4. Apakah ada doa khusus saat membagikan daging aqiqah?

Tidak ada doa khusus yang diriwayatkan secara spesifik untuk dibaca saat membagikan daging aqiqah. Namun, saat membagikan daging, seseorang dapat berniat sedekah dan memohon keberkahan kepada Allah SWT. Inti dari pembagian daging ini adalah berbagi kebahagiaan dan syukur atas kelahiran anak.

Semoga panduan mengenai doa aqiqah sesuai sunnah ini dapat membantu Anda dalam menunaikan ibadah aqiqah dengan lebih sempurna. Untuk informasi lebih lanjut seputar aqiqah dan berbagai paket menarik, Anda bisa mengunjungi blog Aqiqah Nurul Hayat.

Butuh layanan aqiqah yang terpercaya dan syar’i? Kunjungi Aqiqah Nurul Hayat — layanan aqiqah #1 di Indonesia dengan 52 cabang siap melayani Anda.

Aqiqah No. #1 di Indonesia dengan 52 cabang. Dipercaya keluarga Indonesia dan para artis.

Hidangan lezat dari kambing pilihan, dimasak oleh juru masak berpengalaman, siap menjadikan momen tasyakuran atau berbagi Anda lebih bermakna.

KANTOR PUSAT

Perum IKIP Gunung Anyar B-48 Surabaya.

Buka Setiap Hari : 08.00 - 21.00 WIB

HOTLINE : 0822 2955 1842

QUICK LINK

Kantor Cabang

Paket Aqiqah

Testimoni Artis

FAQ Seputar Aqiqah

Scroll to Top