Momen kelahiran sang buah hati adalah anugerah terbesar dari Allah SWT. Sebagai orang tua Muslim, salah satu amalan penting yang dianjurkan adalah membaca doa ketika anak baru lahir. Doa ini bukan sekadar ucapan, melainkan bentuk syukur, permohonan perlindungan, dan harapan terbaik bagi masa depan si kecil. Artikel ini akan memandu Anda secara komprehensif mengenai doa-doa yang dapat dibaca serta amalan sunnah lainnya dalam menyambut kehadiran anggota keluarga baru.

Keutamaan Membaca Doa dan Amalan Sunnah Saat Anak Baru Lahir
Menyambut kelahiran bayi dengan doa dan amalan sunnah memiliki keutamaan yang luar biasa. Ini adalah wujud ketaatan kepada Allah SWT dan meneladani Rasulullah SAW. Dengan membaca doa, kita memohon keberkahan, kesehatan, kecerdasan, dan keimanan bagi anak sejak ia menghirup udara dunia. Amalan-amalan ini juga menjadi fondasi awal pendidikan spiritual anak, menanamkan nilai-nilai Islam sejak dini.
Selain itu, momen ini adalah kesempatan emas bagi orang tua untuk mempererat ikatan spiritual dengan anak dan keluarga, serta menunjukkan rasa syukur atas nikmat yang tak terhingga. Kesempurnaan dalam menyambut buah hati juga termasuk mempersiapkan aqiqah yang syar’i, seperti yang difasilitasi oleh Aqiqah Nurul Hayat, penyedia layanan aqiqah tepercaya di Indonesia.
Kumpulan Doa Pilihan Ketika Anak Baru Lahir Beserta Artinya
Ada beberapa doa dan amalan yang dianjurkan saat menyambut bayi yang baru lahir. Berikut adalah beberapa di antaranya:
1. Mengumandangkan Adzan dan Iqamah
Setelah bayi lahir, disunnahkan untuk mengumandangkan adzan di telinga kanan dan iqamah di telinga kiri bayi. Tujuannya adalah agar kalimat tauhid menjadi hal pertama yang didengar oleh bayi, sebagai bentuk pengenalan akan kebesaran Allah SWT dan syiar Islam.
- Adzan:
-
Bacaan adzan seperti biasa.
- Iqamah:
-
Bacaan iqamah seperti biasa.
Setelah adzan dan iqamah, dapat dilanjutkan dengan doa:
Doa setelah Adzan dan Iqamah:
اَللَّهُمَّ اجْعَلْهُ بَارًّا تَقِيًّا رَشِيْدًا وَأَنْبِتْهُ فِي الْإِسْلَامِ نَبَاتًا حَسَنًا
Transliterasi: Allahummaj’alhu barron taqiyyan rasyidan wa anbit-hu fil Islam nabatan hasanan.
Artinya: "Ya Allah, jadikanlah ia anak yang berbakti, bertakwa, cerdas, dan tumbuhkanlah ia dalam Islam dengan pertumbuhan yang baik."
2. Doa Perlindungan dan Kebaikan
Sebagai orang tua, kita selalu menginginkan yang terbaik untuk anak. Membaca doa perlindungan adalah hal yang sangat dianjurkan.
أُعِيذُكَ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ
Transliterasi: U’iidzuka bikalimaatillaahit taammah min kulli syaithoonin wa haammah wa min kulli ‘ainin laammah.
Artinya: "Aku memohon perlindungan untukmu dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari setiap gangguan setan, setiap binatang berbisa, dan dari setiap mata jahat yang dengki."
Doa ini juga bisa dibaca oleh orang tua Nabi Ibrahim AS untuk anak-anaknya, Ismail dan Ishaq.
3. Doa untuk Keberkahan dan Kesehatan
Selain doa perlindungan, kita juga bisa memohon keberkahan dan kesehatan untuk sang buah hati.
بَارَكَ اللَّهُ لَكَ فِي الْمَوْهُوبِ لَكَ، وَشَكَرْتَ الْوَاهِبَ، وَبَلَغَ أَشُدَّهُ، وَرُزِقْتَ بِرَّهُ
Transliterasi: Barakallahu laka fil mauhubi laka, wa syakartal waahiba, wa balagha asyuddahu, wa ruziqta birrahu.
Artinya: "Semoga Allah memberkahimu atas karunia yang diberikan kepadamu, engkau bersyukur kepada Sang Pemberi, anakmu mencapai dewasa, dan engkau dianugerahi kebaikannya."
Amalan Sunnah Lainnya Setelah Anak Lahir
Selain membaca doa ketika anak baru lahir, ada beberapa amalan sunnah lain yang dianjurkan untuk dilakukan setelah kelahiran bayi:
1. Tahnik
Tahnik adalah mengoleskan sedikit kurma yang sudah dilunakkan (dikunyah hingga lembut) ke langit-langit mulut bayi. Amalan ini meniru Rasulullah SAW dan bertujuan untuk menguatkan gusi bayi serta sebagai isyarat agar kelak bayi tumbuh menjadi orang yang manis tutur katanya.
2. Mencukur Rambut Bayi (Aqiqah)
Mencukur rambut bayi pada hari ketujuh setelah kelahirannya adalah bagian dari sunnah aqiqah. Rambut yang dicukur kemudian ditimbang dan disedekahkan perak seberat timbangan rambut tersebut. Amalan ini simbol kebersihan dan kesucian, sekaligus penyerahan diri kepada Allah SWT. Aqiqah Nurul Hayat menyediakan layanan aqiqah lengkap yang sesuai syariat, memudahkan Anda menunaikan sunnah ini tanpa repot.
3. Memberi Nama yang Baik
Memberikan nama yang baik dan bermakna Islami adalah hak anak. Disunnahkan memberi nama pada hari ketujuh atau pada hari kelahiran. Pilihlah nama yang memiliki arti positif dan doa kebaikan.
4. Melaksanakan Aqiqah
Aqiqah adalah penyembelihan hewan (kambing/domba) sebagai bentuk syukur atas kelahiran anak. Dua ekor kambing untuk anak laki-laki dan satu ekor kambing untuk anak perempuan. Waktu pelaksanaannya yang paling utama adalah pada hari ketujuh kelahiran. Jika tidak memungkinkan, bisa pada hari ke-14 atau ke-21, atau kapan pun orang tua mampu. Aqiqah Nurul Hayat telah berpengalaman melayani ribuan keluarga di seluruh Indonesia dengan paket aqiqah yang beragam, higienis, dan terjamin syar’i.
FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Doa dan Amalan Ketika Anak Baru Lahir
Q1: Apa saja doa yang dibaca saat anak baru lahir?
A: Doa utama yang dianjurkan adalah mengumandangkan adzan di telinga kanan dan iqamah di telinga kiri bayi, diikuti dengan doa permohonan kebaikan dan perlindungan. Salah satu doa populer adalah "U’iidzuka bikalimaatillaahit taammah min kulli syaithoonin wa haammah wa min kulli ‘ainin laammah" yang berarti permohonan perlindungan dari gangguan setan dan segala keburukan.
Q2: Apakah adzan dan iqamah wajib dibacakan untuk bayi baru lahir?
A: Mengumandangkan adzan dan iqamah di telinga bayi yang baru lahir hukumnya sunnah muakkadah, artinya sangat dianjurkan. Ini merupakan amalan yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW dan bertujuan agar kalimat tauhid menjadi hal pertama yang didengar oleh bayi.
Q3: Kapan waktu terbaik untuk melakukan aqiqah?
A: Waktu terbaik untuk melaksanakan aqiqah adalah pada hari ketujuh setelah kelahiran bayi. Jika tidak memungkinkan, bisa ditunda pada hari ke-14 atau ke-21. Namun, jika masih belum bisa, aqiqah dapat dilakukan kapan saja orang tua memiliki kemampuan finansial. Yang terpenting adalah niat untuk menunaikan sunnah ini.
Q4: Apa hikmah di balik doa dan amalan menyambut bayi baru lahir?
A: Hikmahnya sangat mendalam. Ini adalah bentuk syukur kepada Allah atas karunia anak, permohonan perlindungan dan keberkahan bagi anak sejak dini, serta penanaman nilai-nilai keislaman pertama kali dalam kehidupannya. Amalan-amalan ini juga menunjukkan komitmen orang tua untuk mendidik anak dalam jalur yang diridhai Allah SWT.
Membaca doa ketika anak baru lahir dan melaksanakan amalan sunnah lainnya adalah langkah awal yang indah dalam perjalanan mendidik buah hati. Dengan fondasi spiritual yang kuat, semoga anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang shalih dan shalihah.
Butuh layanan aqiqah yang terpercaya dan syar’i? Kunjungi Aqiqah Nurul Hayat — layanan aqiqah #1 di Indonesia dengan 52 cabang siap melayani Anda.