Momen kelahiran bayi adalah anugerah terbesar bagi setiap orang tua. Selain mempersiapkan segala kebutuhan si kecil, ada beberapa tradisi dan sunnah dalam Islam yang dianjurkan untuk menyambut kehadirannya, salah satunya adalah menggunting rambut bayi. Memanjatkan doa menggunting rambut bayi menjadi bagian penting dari proses ini, sebagai bentuk syukur dan permohonan keberkahan dari Allah SWT.

Dalam Islam, menggunting atau mencukur rambut bayi memiliki makna yang mendalam, bukan sekadar kebersihan semata. Ini adalah simbol pembersihan dari kotoran dan dosa, serta harapan agar sang bayi tumbuh menjadi pribadi yang suci dan bertaqwa. Artikel ini akan mengupas tuntas tentang doa, tata cara, hingga hikmah di balik tradisi mulia ini.
Makna dan Keutamaan Menggunting Rambut Bayi dalam Islam
Tradisi menggunting rambut bayi, terutama pada hari ketujuh setelah kelahiran, adalah salah satu sunnah Rasulullah SAW. Ada beberapa riwayat yang menjelaskan anjuran ini, salah satunya adalah hadis dari Samurah bin Jundub RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda:
“Setiap anak yang lahir tergadai dengan aqiqahnya. Disembelihkan (hewan aqiqah) untuknya pada hari ketujuh, dan dicukur rambutnya, serta diberi nama.” (HR. Tirmidzi, Abu Daud, An-Nasa’i, Ibnu Majah)
Dari hadis ini, kita bisa memahami beberapa keutamaan:
- Pembersihan dan Kesucian: Mencukur rambut bayi dianggap sebagai bentuk pembersihan fisik dan simbolis. Rambut bayi yang baru lahir seringkali membawa sisa-sisa persalinan, sehingga mencukurnya menjadikannya lebih bersih. Secara spiritual, ini melambangkan pembersihan dari segala kotoran dan dosa, agar bayi tumbuh dalam kesucian.
- Sedekah: Setelah dicukur, rambut bayi ditimbang dan orang tua dianjurkan untuk bersedekah perak seberat timbangan rambut tersebut. Ini adalah bentuk syukur kepada Allah atas karunia anak, sekaligus membantu mereka yang membutuhkan.
- Mengikuti Sunnah: Melakukan tradisi ini berarti mengikuti jejak Rasulullah SAW, yang tentu saja mendatangkan pahala dan keberkahan.
- Kesehatan Rambut: Beberapa ahli kesehatan juga percaya bahwa mencukur rambut bayi dapat merangsang pertumbuhan rambut baru yang lebih kuat dan sehat.
Panduan Lengkap Doa Menggunting Rambut Bayi Beserta Tata Caranya
Meskipun tidak ada doa khusus yang mewajibkan lafaz tertentu saat menggunting rambut bayi, para ulama menganjurkan untuk membaca basmalah, shalawat, dan doa-doa kebaikan lainnya. Berikut adalah panduan yang bisa Anda ikuti:
Doa yang Dianjurkan Saat Menggunting Rambut Bayi
Sebelum memulai proses menggunting, niatkan dalam hati untuk mengikuti sunnah Rasulullah dan memohon keberkahan. Bacalah:
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Bismillahirrohmanirrohim
Artinya: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.”
Kemudian, bisa dilanjutkan dengan doa berikut:
اَللّٰهُمَّ نُوْرُ السَّمَاوَاتِ وَنُوْرُ الشَّمْسِ وَالْقَمَرِ، اَللّٰهُمَّ سِرُّ اللهِ نُوْرُ النُّبُوَّةِ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
Allahumma nuurus samaawaati wa nuurusy syamsi wal qomari. Allahumma sirrulloohi nuurun nubuwwati Rosuululloohi shollallohu ‘alaihi wa sallama walhamdu lillaahi robbil ‘alamiina.
Artinya: “Ya Allah, cahaya langit, matahari, dan rembulan. Ya Allah, rahasia Allah, cahaya kenabian Rasulullah SAW, dan segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.”
Atau bisa juga membaca doa sederhana yang memohon kebaikan dan perlindungan:
اللَّهُمَّ اجْعَلْهُ بَارًّا تَقِيًّا رَشِيدًا وَأَنْبِتْهُ فِي الْإِسْلَامِ نَبَاتًا حَسَنًا
Allahummaj’alhu barran taqiyyan rasyidan wa anbit-hu fil-islami nabatan hasanan.
Artinya: “Ya Allah, jadikanlah ia anak yang berbakti, bertaqwa, dan cerdas. Tumbuhkanlah ia dalam Islam dengan pertumbuhan yang baik.”
Tata Cara Menggunting Rambut Bayi yang Benar
Setelah membaca doa menggunting rambut bayi, ikuti langkah-langkah berikut:
- Persiapan: Siapkan gunting kecil yang tajam dan bersih (steril), sisir bayi, handuk lembut, dan wadah untuk menampung rambut. Pastikan bayi dalam keadaan tenang dan nyaman.
- Posisikan Bayi: Baringkan bayi dengan posisi kepala yang stabil atau pangku dengan lembut. Anda bisa meminta bantuan pasangan atau anggota keluarga lain untuk menahan kepala bayi agar tidak bergerak.
- Basahi Rambut (Opsional): Sedikit membasahi rambut bayi dengan air hangat dapat membuatnya lebih mudah digunting dan tidak beterbangan.
- Gunting Secara Merata: Gunting rambut bayi secara perlahan dan hati-hati, dimulai dari bagian depan atau atas kepala, lalu ke samping dan belakang. Usahakan untuk mencukur atau mengguntingnya hingga pendek atau gundul secara merata, sesuai sunnah.
- Kumpulkan Rambut: Kumpulkan semua rambut yang telah digunting dalam wadah yang telah disiapkan.
- Timbang dan Sedekah: Timbang rambut tersebut dan bersedekahlah dengan perak atau uang seharga timbangan rambut tersebut.
- Bersihkan Bayi: Mandikan bayi untuk membersihkan sisa-sisa rambut yang menempel dan berikan pakaian yang bersih.
Kapan Waktu Terbaik Menggunting Rambut Bayi?
Sebagaimana disebutkan dalam hadis, waktu yang paling utama untuk menggunting rambut bayi adalah pada hari ketujuh setelah kelahirannya. Hari ketujuh ini juga bertepatan dengan pelaksanaan aqiqah dan pemberian nama bayi.
Namun, jika tidak memungkinkan pada hari ketujuh, sebagian ulama membolehkan pada hari ke-14 atau ke-21. Yang terpenting adalah melaksanakannya sesegera mungkin sebagai bentuk ketaatan terhadap sunnah. Jika kondisi bayi belum memungkinkan untuk dicukur habis, seperti masih terlalu lemah atau ada luka, orang tua bisa menundanya hingga bayi lebih kuat.
Mengapa Menggunting Rambut Bayi Sering Dikaitkan dengan Aqiqah?
Tradisi menggunting rambut bayi memang sangat erat kaitannya dengan ibadah aqiqah. Keduanya adalah sunnah yang dianjurkan untuk dilaksanakan pada hari ketujuh kelahiran bayi. Aqiqah sendiri adalah penyembelihan hewan sebagai bentuk syukur atas kelahiran anak, diikuti dengan pemberian nama yang baik.
Hubungan keduanya sangatlah kuat. Dalam banyak riwayat, Rasulullah SAW menyebutkan ketiga amalan ini (aqiqah, mencukur rambut, dan memberi nama) secara bersamaan. Ini menunjukkan bahwa ketiganya merupakan rangkaian ibadah yang saling melengkapi dalam menyambut anggota keluarga baru.
Bagi orang tua yang ingin melaksanakan aqiqah sekaligus mengikuti sunnah mencukur rambut bayi dengan sempurna, Aqiqah Nurul Hayat hadir sebagai solusi terpercaya. Dengan pengalaman puluhan tahun dan 52 cabang di seluruh Indonesia, kami siap membantu Anda menyelenggarakan aqiqah syar’i, praktis, dan berkualitas. Kami memahami bahwa momen ini sangat berharga, dan kami berkomitmen untuk meringankan beban Anda agar dapat fokus pada kebahagiaan menyambut buah hati.
FAQ: Pertanyaan Seputar Doa Menggunting Rambut Bayi
Berikut adalah beberapa pertanyaan umum yang sering diajukan terkait doa menggunting rambut bayi dan tradisinya:
1. Apa doa yang dibaca saat menggunting rambut bayi?
Saat menggunting rambut bayi, dianjurkan untuk membaca Bismillahirrohmanirrohim di awal. Anda juga bisa melanjutkan dengan doa seperti “Allahumma nuurus samaawaati wa nuurusy syamsi wal qomari…” atau “Allahummaj’alhu barran taqiyyan rasyidan…” yang memohon kebaikan dan keberkahan bagi bayi.
2. Kapan waktu yang tepat untuk menggunting rambut bayi?
Waktu yang paling utama adalah pada hari ketujuh setelah kelahiran bayi, bersamaan dengan pelaksanaan aqiqah dan pemberian nama. Jika tidak memungkinkan, bisa ditunda pada hari ke-14 atau ke-21.
3. Apakah wajib mencukur habis rambut bayi saat aqiqah?
Ya, sunnahnya adalah mencukur habis atau menggundul rambut bayi secara merata. Ini melambangkan pembersihan dan kesucian. Setelah dicukur, rambut ditimbang dan dianjurkan bersedekah perak seberat timbangan rambut tersebut.
4. Apa hikmah di balik menggunting rambut bayi dalam Islam?
Hikmahnya sangat banyak, antara lain: membersihkan bayi dari kotoran sisa persalinan, simbol kesucian dan harapan masa depan yang baik, mengikuti sunnah Rasulullah SAW, kesempatan untuk bersedekah, dan dipercaya dapat merangsang pertumbuhan rambut yang lebih sehat.
5. Bagaimana cara menggunting rambut bayi yang baru lahir dengan aman?
Gunakan gunting kecil yang tajam dan steril. Posisikan bayi dengan nyaman dan stabil, bisa dibaringkan atau dipangku. Mintalah bantuan jika diperlukan untuk menahan kepala bayi. Gunting secara perlahan dan hati-hati, dimulai dari bagian depan atau atas kepala, hingga merata. Pastikan bayi dalam keadaan tenang.
Melalui artikel ini, kami berharap Anda mendapatkan pemahaman yang komprehensif mengenai doa menggunting rambut bayi, tata cara, serta makna spiritual yang terkandung di dalamnya. Momen kelahiran adalah awal perjalanan baru, dan melaksanakannya sesuai tuntunan agama akan membawa keberkahan bagi keluarga Anda. Untuk informasi lebih lanjut seputar persiapan aqiqah dan layanan lainnya, jangan ragu untuk mengunjungi blog Aqiqah Nurul Hayat.
Butuh layanan aqiqah yang terpercaya dan syar’i? Kunjungi Aqiqah Nurul Hayat — layanan aqiqah #1 di Indonesia dengan 52 cabang siap melayani Anda.