Selapan Bayi Perempuan Berapa Hari Menurut Islam? Penjelasan Lengkap Aqiqah Nurul Hayat

Pertanyaan mengenai selapan bayi perempuan berapa hari menurut Islam seringkali muncul di kalangan orang tua yang ingin melaksanakan tradisi atau ibadah saat kelahiran buah hati. Istilah “selapan” sendiri lebih dikenal dalam budaya Jawa, merujuk pada periode 35 hari setelah kelahiran. Namun, dalam syariat Islam, ada ibadah khusus yang disebut aqiqah, yang memiliki ketentuan waktu dan tata cara tersendiri.

selapan bayi perempuan berapa hari menurut islam aqiqah nurul hayat

Memahami Tradisi Selapan dan Kaitannya dengan Syariat Islam

Tradisi selapan bayi adalah ritual adat yang umumnya dilakukan masyarakat Jawa ketika bayi menginjak usia 35 hari. Angka 35 ini berasal dari perhitungan kalender Jawa (weton) yang merupakan siklus 5 hari pasaran (legi, pahing, pon, wage, kliwon) dikalikan 7 hari dalam seminggu, sehingga menghasilkan 35 hari. Dalam tradisi selapan, biasanya dilakukan potong rambut, potong kuku, dan syukuran.

Meskipun selapan merupakan tradisi yang baik untuk merayakan kelahiran dan mendoakan bayi, penting untuk dipahami bahwa tradisi ini bukanlah bagian dari syariat Islam. Islam memiliki tuntunan sendiri terkait kelahiran anak, yaitu ibadah aqiqah. Terkadang, orang tua menggabungkan atau menyamakan selapan dengan aqiqah, padahal keduanya memiliki dasar dan hukum yang berbeda. Aqiqah adalah sunnah muakkadah (sunnah yang sangat dianjurkan) yang memiliki tata cara dan waktu pelaksanaan yang spesifik sesuai ajaran Rasulullah ﷺ.

Waktu Pelaksanaan Aqiqah untuk Bayi Perempuan Menurut Islam

Berbeda dengan selapan yang berpatokan pada 35 hari, waktu pelaksanaan aqiqah dalam Islam memiliki anjuran yang jelas. Mayoritas ulama berpendapat bahwa waktu yang paling utama untuk melaksanakan aqiqah adalah pada hari ketujuh setelah kelahiran bayi.

  • Hari Ketujuh: Rasulullah ﷺ bersabda, “Setiap anak tergadai dengan aqiqahnya, disembelihkan kambing untuknya pada hari ketujuh, dicukur rambutnya, dan diberi nama.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, Ibnu Majah). Ini adalah waktu yang paling dianjurkan untuk aqiqah bayi perempuan maupun laki-laki.
  • Hari Keempat Belas atau Kedua Puluh Satu: Jika tidak memungkinkan pada hari ketujuh, aqiqah dapat dilaksanakan pada hari keempat belas atau kedua puluh satu. Ini juga berdasarkan hadis Rasulullah ﷺ.
  • Setelah Hari Kedua Puluh Satu: Apabila orang tua belum mampu melaksanakannya pada hari-hari tersebut, aqiqah tetap sah dilaksanakan kapan saja sebelum anak baligh. Bahkan, beberapa ulama membolehkan aqiqah dilakukan oleh diri sendiri jika saat kecil orang tuanya tidak mengaqiqahi.

Untuk bayi perempuan, jumlah hewan yang disembelih adalah satu ekor kambing yang memenuhi syarat syar’i (sehat, tidak cacat, cukup umur). Sementara untuk bayi laki-laki, disembelih dua ekor kambing.

Hikmah dan Amalan Sunnah Lain Saat Kelahiran Bayi dalam Islam

Selain aqiqah, Islam menganjurkan beberapa amalan sunnah lainnya yang memiliki hikmah mendalam saat menyambut kelahiran bayi, baik perempuan maupun laki-laki:

  1. Memberi Nama yang Baik: Dianjurkan memberi nama yang indah dan memiliki makna baik pada hari ketujuh kelahiran. Nama adalah doa dan identitas anak seumur hidup.
  2. Mencukur Rambut dan Bersedekah: Mencukur rambut bayi pada hari ketujuh adalah sunnah. Setelah itu, dianjurkan bersedekah perak atau emas seberat timbangan rambut bayi yang dicukur. Ini melambangkan pembersihan dan kepedulian sosial.
  3. Tahnik: Mengoleskan sedikit madu atau kurma yang sudah dilunakkan ke langit-langit mulut bayi. Ini adalah sunnah yang dilakukan Rasulullah ﷺ, sebagai simbol keberkahan dan harapan agar bayi tumbuh dengan akhlak yang manis.
  4. Mengumandangkan Adzan atau Iqamah: Mengumandangkan adzan di telinga kanan bayi dan iqamah di telinga kiri segera setelah lahir, sebagai kalimat pertama yang didengar bayi adalah kalimat tauhid.

Melaksanakan aqiqah dan amalan sunnah lainnya merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas karunia anak, sekaligus pengorbanan dan doa untuk kebaikan serta keberkahan sang buah hati. Aqiqah Nurul Hayat hadir untuk membantu Anda menunaikan ibadah mulia ini dengan mudah dan sesuai syariat.

FAQ Seputar Selapan Bayi dan Aqiqah

Apakah selapan bayi wajib dalam Islam?

Tidak, selapan bayi adalah tradisi adat, khususnya di Jawa, yang tidak memiliki dasar hukum wajib dalam syariat Islam. Dalam Islam, ibadah yang dianjurkan saat kelahiran anak adalah aqiqah, yang hukumnya sunnah muakkadah (sangat dianjurkan).

Kapan waktu terbaik melaksanakan aqiqah untuk bayi perempuan?

Waktu terbaik untuk melaksanakan aqiqah bayi perempuan adalah pada hari ketujuh setelah kelahirannya. Jika tidak memungkinkan, bisa pada hari ke-14 atau ke-21. Jika masih belum mampu, aqiqah tetap sah dilaksanakan kapan saja sebelum anak mencapai usia baligh.

Berapa jumlah kambing untuk aqiqah bayi perempuan?

Untuk aqiqah bayi perempuan, jumlah kambing yang disembelih adalah satu ekor kambing yang memenuhi syarat syar’i (sehat, tidak cacat, dan cukup umur). Berbeda dengan bayi laki-laki yang dianjurkan dua ekor kambing.

Apakah boleh menggabungkan tradisi selapan dengan aqiqah?

Secara hukum Islam, aqiqah adalah ibadah terpisah yang memiliki ketentuan sendiri. Menggabungkan acara selapan dengan aqiqah diperbolehkan selama niat utama adalah menunaikan aqiqah sesuai syariat, dan tradisi selapan tidak bertentangan dengan ajaran Islam. Namun, yang terpenting adalah menunaikan aqiqah itu sendiri.

Memahami perbedaan antara tradisi selapan dan ibadah aqiqah adalah kunci bagi orang tua muslim. Fokus utama adalah menunaikan aqiqah sebagai bentuk syukur dan ketaatan kepada Allah SWT. Jika Anda membutuhkan bantuan untuk menyelenggarakan aqiqah yang syar’i dan praktis, blog Aqiqah Nurul Hayat menyediakan berbagai informasi dan layanan terbaik.

Butuh layanan aqiqah yang terpercaya dan syar’i? Kunjungi Aqiqah Nurul Hayat — layanan aqiqah #1 di Indonesia dengan 52 cabang siap melayani Anda.

Aqiqah No. #1 di Indonesia dengan 52 cabang. Dipercaya keluarga Indonesia dan para artis.

Hidangan lezat dari kambing pilihan, dimasak oleh juru masak berpengalaman, siap menjadikan momen tasyakuran atau berbagi Anda lebih bermakna.

KANTOR PUSAT

Perum IKIP Gunung Anyar B-48 Surabaya.

Buka Setiap Hari : 08.00 - 21.00 WIB

HOTLINE : 0822 2955 1842

QUICK LINK

Kantor Cabang

Paket Aqiqah

Testimoni Artis

FAQ Seputar Aqiqah

Scroll to Top